GEOFISIKA S2
Dosen Departemen Geofisika Berpartisipasi sebagai Kolaborator Eksternal pada Workshop InVEST, Earth Observatory of Singapore (EOS), Nanyang Technological University (NTU)
Administrator · 22 September 2025

Dosen Departemen Geofisika Berpartisipasi sebagai Kolaborator Eksternal pada Workshop InVEST, Earth Observatory of Singapore (EOS), Nanyang Technological University (NTU)

Singapura – Juli 2025
Dr. Muhammad Taufiq Rafie, S.Si., M.T., dosen dari Departemen Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin, berpartisipasi dalam Integrating Volcano and Earthquake Science and Technology (InVEST) Workshop yang diselenggarakan pada 24 Juli 2025 di Singapura. Workshop ini mengusung tema: “Researching Together to Promote Resilience to Geohazards in Southeast Asia.”

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Earth Observatory of Singapore (EOS), Nanyang Technological University (NTU) ini mempertemukan para Principal Investigators EOS, peneliti, serta kolaborator eksternal mereka untuk memaparkan perkembangan riset terkini dan mendiskusikan arah penelitian di masa depan. Acara ini juga menjadi wadah untuk membahas tema-tema utama penelitian InVEST serta pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang relevan, sehingga dapat mendorong lahirnya ide-ide baru sekaligus memperkuat penelitian kolaboratif yang sedang dan akan berlangsung.

Foto yang menampilkan seluruh peserta dan kolaborator eksternal pada Workshop InVEST

Dalam workshop tersebut, Dr. Taufiq ditunjuk untuk berkolaborasi dengan Dr. Lujia Feng dalam sebuah penelitian yang berfokus pada deformasi tektonik di Pulau Sulawesi, salah satu wilayah paling aktif dan kompleks secara tektonik di Asia Tenggara. Partisipasinya dalam acara bergengsi ini menegaskan peran Universitas Hasanuddin yang semakin berkembang dalam kolaborasi ilmu kebumian internasional serta komitmennya terhadap penelitian berkelas dunia.

Kolaborasi ini merupakan upaya strategis untuk mengintegrasikan keahlian regional dengan pendekatan ilmiah global dalam memahami bahaya seismik. Melalui partisipasi aktif dalam forum ilmiah tingkat tinggi seperti InVEST workshop, Universitas Hasanuddin (UNHAS) memperkuat kehadirannya di dalam komunitas riset global. Hal ini juga menunjukkan komitmen universitas dalam menghadapi isu-isu kebencanaan yang mendesak melalui penelitian kolaboratif dan interdisipliner.

Tonggak pencapaian ini memperkuat visi UNHAS untuk menjadi universitas kelas dunia yang berkontribusi secara signifikan dalam penyelesaian tantangan nyata, khususnya yang berkaitan dengan kerentanan Asia Tenggara terhadap bencana alam.

Dr. Taufiq (tengah) bersama rekannya dari Indonesia, Rino Salman (kiri), dan Dr. Lujia Feng (kanan)