Eksistensi Riset Mahasiswa Prodi Biologi Universitas Hasanuddin pada Undergraduate Biology Research Colloquium (UBRC) 2026
Administrator · 12 Feb 2026
Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin berpartisipasi dalam kegiatan Undergraduate Biology Research Colloquium (UBRC) 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Universiti Putra Malaysia pada 12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi forum ilmiah bagi mahasiswa sarjana biologi untuk mempresentasikan hasil penelitian serta bertukar gagasan ilmiah lintas institusi dan negara. Mengusung tema “Charting Biological Frontiers through Sustainable Innovation in Life Science Research”, kolokium ini bertujuan mendorong pengembangan riset biologi yang inovatif dan berkelanjutan, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, mahasiswa Prodi Biologi Universitas Hasanuddin memperoleh pengalaman akademik internasional yang berharga serta memperluas wawasan dan jejaring dalam bidang ilmu hayati.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian tugas akhir mereka sebagai bagian dari forum ilmiah tingkat sarjana. Kegiatan Undergraduate Biology Research Colloquium 2026 ini secara resmi dibuka oleh Dr. Noraini Abu Bakar, Ph.D., selaku Senior Lecturer pada Departemen Biologi, Fakultas Sains, Universiti Putra Malaysia. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menekankan pentingnya forum ilmiah bagi mahasiswa sarjana sebagai wahana pengembangan kapasitas riset, komunikasi ilmiah, serta penguatan jejaring akademik internasional di bidang ilmu biologi.
Kegiatan ini diikuti oleh 4 orang mahasiswa Program Studi Sarjana Biologi Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin. Selain mahasiswa dari Program Studi Biologi Universitas Hasanuddin, kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara, Institut Pertanian Bogor, Universiti Putra Malaysia, serta beberapa perguruan tinggi lainnya, sehingga menciptakan suasana diskusi akademik yang kolaboratif dan lintas institusi.

Resky Ramadani, sebagai peserta pertama dari Program Studi Biologi Universitas Hasanuddin, mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Production of CFP-10 and sMTL-13 Mycobacterium tuberculosis Recombinant Fusion Proteins in Escherichia coli BL21”. Dalam pemaparannya, Resky menjelaskan latar belakang pemilihan protein CFP-10 dan sMTL-13 sebagai kandidat penting dalam pengembangan biomolekul berbasis diagnostik dan imunologi tuberculosis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan pendekatan molekuler untuk mendukung penelitian penyakit infeksi, khususnya tuberkulosis.

Peserta kedua dari Program Studi Biologi Universitas Hasanuddin, A. Atiqah Nurul Amalyah Esa, memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul “Morphometric Analysis of Mud Crabs (Scylla spp.) in the Kuri Caddi Mangrove Rehabilitation Area, Maros Regency, South Sulawesi”. Dalam presentasinya, Atiqah menjelaskan analisis morfometrik sebagai pendekatan untuk mengkaji variasi ukuran dan proporsi tubuh kepiting bakau (Scylla spp.) yang hidup di kawasan rehabilitasi mangrove Kuri Caddi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi populasi dan respon biologis kepiting bakau terhadap upaya rehabilitasi ekosistem mangrove, serta memberikan informasi ilmiah yang relevan bagi pengelolaan dan konservasi sumber daya pesisir secara berkelanjutan.

Selanjutnya, Qatrunada Insyirah Windriya sebagai peserta ketiga dari Program Studi Biologi Universitas Hasanuddin membawakan penelitian tentang “Bioactivity Assessment of Nipa Palm Leaf Extract as an Antibacterial and Cytotoxic Agent: An Integrated Experimental and Computational Approach Against FoodbornePathogens Listeria monocytogenes and Vibrio parahaemolyticus”. Dalam pemaparannya, Qatrunada menjelaskan mekanisme penghambatan pertumbuhan bakteri patogen pangan Listeria monocytogenes dan Vibrio parahaemolyticus, serta menyoroti potensi pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif sumber senyawa bioaktif dalam pengendalian penyakit berbasis pangan.

Qatrunada Insyirah Windriya berhasil meraih penghargaan pada kategori Best Oral Presenter. Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan atas kualitas presentasi ilmiah, kedalaman analisis penelitian, serta kemampuan komunikasi akademik yang ditampilkan dalam forum Undergraduate Biology Research Colloquium 2026, sekaligus mengharumkan nama Program Studi Biologi Universitas Hasanuddin di tingkat internasional.

Peserta terakhir perwakilan Program Studi Biologi Universitas Hasanuddin, Sri Rahmaniar, mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Ligation of the Rv3874 Mycobacterium tuberculosis Gene into the pTrcHisA Expression Vector and Transformation into Escherichia coli BL21”. Penelitian ini membahas tahapan ligasi gen target ke dalam vektor ekspresi pTrcHisA serta proses transformasi ke dalam sistem inang Escherichia coli BL21 sebagai bagian dari strategi produksi protein rekombinan. Dalam pemaparannya, Sri Rahmaniar menjelaskan signifikansi gen Rv3874 dalam kajian biologi molekuler patogen serta potensi aplikasinya dalam pengembangan riset diagnostik dan imunologi berbasis protein. Atas kualitas substansi penelitian dan penyampaian presentasi yang baik, presentasi Sri Rahmaniar juga berhasil memperoleh penghargaan Special Recognition Award, yang menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi ilmiah yang ditampilkan dalam forum tersebut.
Penulis: Nenis Sardiani, S.Si., M.Si.