SARJANA ILMU SEJARAH

Partisipasi Departemen Ilmu Sejarah dalam Workshop Peningkatan Tracer Study Universitas Hasanuddin Tahun 2025

Blog Post Image

Administrator ยท 29 Nov 2025

Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin mencatat capaian kinerja yang sangat baik dalam pelaksanaan Tracer Study tahun 2025. Capaian tersebut sejalan dengan komitmen departemen dalam memperkuat tata kelola akademik dan pemantauan lulusan secara berkelanjutan. Tracer Study diposisikan sebagai instrumen penting untuk memetakan jejak karier alumni serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui pengelolaan yang terstruktur, Departemen Ilmu Sejarah berupaya memastikan data yang dihasilkan akurat dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar peningkatan mutu pembelajaran.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, Departemen Ilmu Sejarah menugaskan Fajar Sidiq Limola, S.S., M.Hum. selaku Person in Charge (PIC) Tracer Study departemen untuk mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Tracer Study. Kegiatan ini diselenggarakan di Innovate Room lantai 2 Unhas Hotel and Convention pada tanggal 29 November 2025. Workshop tersebut diinisiasi oleh pihak universitas untuk menyatukan pemahaman dan strategi pengelolaan Tracer Study di seluruh program studi. Melalui forum ini, para PIC mendapatkan pembaruan informasi, panduan teknis, serta ruang diskusi mengenai praktik terbaik pelaksanaan Tracer Study di lingkungan Universitas Hasanuddin.

Partisipasi Departemen Ilmu Sejarah dalam workshop tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap upaya universitas dalam meningkatkan kualitas indikator kinerja kelembagaan. Kehadiran PIC dari departemen memungkinkan terbangunnya koordinasi yang lebih efektif antara level program studi dan unit pengelola Tracer Study di tingkat universitas. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong sinergi antardepartemen dalam berbagi pengalaman, strategi komunikasi dengan alumni, serta pemanfaatan platform digital untuk optimalisasi pengisian kuesioner. Dengan demikian, workshop tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang penguatan kapasitas teknis dan manajerial.

Dalam pelaksanaan Tracer Study tahun 2025, yang dipantau hingga tanggal 29 November 2025, Departemen Ilmu Sejarah berhasil melampaui target respon yang telah ditetapkan. Target respon rate yang ditentukan universitas sebesar 80 persen dapat terlampaui dengan capaian respon rate Departemen Ilmu Sejarah mencapai 92,86 persen. Angka ini menunjukkan tingkat partisipasi alumni yang sangat baik dan merefleksikan efektivitas strategi komunikasi yang dibangun oleh departemen. Capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa jejaring antara departemen dan alumni terpelihara dengan baik serta responsif terhadap upaya pemutakhiran data lulusan.

Selain capaian respon rate, kinerja Departemen Ilmu Sejarah juga tercermin dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) yang berkaitan dengan penyerapan dan kontribusi lulusan. Pada tahun 2025, nilai IKU Departemen Ilmu Sejarah berada pada angka 33,93 persen. Persentase ini menunjukkan bahwa proporsi lulusan yang memenuhi kriteria IKU terus mengalami penguatan dan berpotensi meningkat melalui tindak lanjut kebijakan akademik dan nonakademik. Departemen berharap, hasil Tracer Study dan capaian IKU tersebut dapat menjadi landasan untuk evaluasi kurikulum, pengembangan kemitraan, serta peningkatan relevansi kompetensi lulusan dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

sebelumnya
Sinergi Dosen Departemen Sejarah di Panggung Internasional: Laporan dari SEASREP 30th Anniversary Conference, Thammasat University, Thailand
selanjutnya
Kunjungan Tamu Dosen dari Departemen Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro dan Diskusi Strategis Riset Sejarah di Era Digital