SARJANA TEKNIK LINGKUNGAN
Dosen Praktisi Berkontribusi dalam Pelaksanaan Tiga Mata Kuliah di Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Universitas Hasanuddin
admin Teknik Lingkungan · 26 Desember 2022

Dosen Praktisi Berkontribusi dalam Pelaksanaan Tiga Mata Kuliah di Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Universitas Hasanuddin

Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin melibatkan dosen praktisi dalam pelaksanaan tiga mata kuliah pada Semester Awal Tahun Akademik 2022/2023. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya program studi dalam memperkuat keterkaitan antara proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja melalui kolaborasi bersama para profesional yang memiliki pengalaman di bidangnya.

Tiga mata kuliah yang melibatkan dosen praktisi meliputi Dasar-dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kelas A dan B yang dibawakan oleh M. Rezki Bages, S.T. dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup (Puslitbang-LH) Universitas Hasanuddin, Manajemen Proyek Kelas A dan B yang diampu oleh Ir. Thony Arisano Hutabarat, S.T., IPM dari PT Wijaya Karya, serta Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Kelas B yang dibawakan oleh St. Nurinsani Tuanaya, S.Kom., Direktur CV. Cipta Handalan Gemilang.

WhatsApp_Image_2022-10-04_at_06.50.34.jpeg
WhatsApp_Image_2022-09-22_at_18.03.55_1_.jpeg
WhatsApp_Image_2022-09-22_at_17.35.08_1_.jpeg
Pada mata kuliah Dasar-dasar AMDAL, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai konsep, regulasi, serta tahapan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan berdasarkan pengalaman profesional di lapangan. Materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai penerapan AMDAL dalam berbagai kegiatan pembangunan serta tantangan yang dihadapi dalam proses pengelolaan lingkungan.
Melalui mata kuliah Manajemen Proyek, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aspek pengelolaan proyek, mulai dari perencanaan, penjadwalan, pengelolaan sumber daya, pengendalian biaya, hingga mitigasi risiko. Penyampaian materi yang diperkaya dengan studi kasus dan pengalaman praktis memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan manajemen proyek dalam bidang keteknikan.
Sementara itu, pada mata kuliah Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), mahasiswa memperoleh wawasan mengenai penerapan prinsip-prinsip kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan industri. Pembelajaran mencakup identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, langkah-langkah pencegahan, serta implementasi sistem manajemen K3 sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
Keterlibatan dosen praktisi dalam proses pembelajaran memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari di kelas dengan praktik profesional di dunia kerja. Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk memahami perkembangan isu-isu terkini, standar profesional, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam bidang teknik lingkungan.
Melalui kolaborasi dengan para praktisi, Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Universitas Hasanuddin terus berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan dunia industri. Sinergi antara akademisi dan praktisi diharapkan dapat mendukung terwujudnya lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi dalam penyelesaian berbagai permasalahan lingkungan di tingkat nasional maupun global.
Penulis: Nisha Dwi Utami, S.IP. 
Editor: Nisha Dwi Utami, S.IP. 
Foto: Tim Dokumentasi Program Studi S1 Teknik Lingkungan