Monitoring dan Evaluasi Bantuan Pembekalan Bantuan Bahasa Asing Magang Luar Negeri oleh Kemendikti saintek

Makassar, 9 Januari 2026 – Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap program pembekalan bahasa asing yang dilaksanakan oleh Program Studi Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas). Kegiatan ini bertujuan untuk menilai efektivitas dan dampak dari program pembekalan yang telah diberikan kepada mahasiswa.
Acara monev ini dihadiri oleh perwakilan dari Kemendiksaintek, dosen, serta mahasiswa dari program studi destinasi pariwisata dan program studi metalurgi ekstraksi. Dalam kegiatan ini, tim evaluasi melakukan tinjauan terhadap materi yang telah diajarkan, metode pengajaran, serta keterlibatan mahasiswa selama proses pembelajaran.
“Bahasa asing khusunya mandarin merupakan keterampilan penting dalam dunia pariwisata. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga kemampuan praktis yang dapat diterapkan di lapangan,” ungkap Kaprodi Destinasi Pariwisata sekaligus koordinator program.
Selama monev, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan berbahasa asing mereka melalui berbagai simulasi percakapan, yang dinilai oleh tim evaluasi. Hal ini bertujuan untuk melihat secara langsung sejauh mana mahasiswa dapat berkomunikasi secara efektif dalam bahasa mandarin yang dipelajari.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan kemampuan bahasa mandarin mahasiswa, yang merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing mereka di industri pariwisata nasional maupun internasional. Dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fakultas Vokasi Unhas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dalam bidang pariwisata.