Pengabdian Masyarakat Prodi PJ-SIG: Pemetaan Partisipatif untuk Keberlanjutan Lingkungan DAS Balantaeng
Pengabdian Masyarakat Prodi PJ-SIG: Pemetaan Partisipatif untuk Keberlanjutan Lingkungan DAS Balantaeng

Bulukumba, 29 Juni 2025 – Program Studi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (PJ-SIG), Fakultas Vokasi, melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini mengusung tema “Pemetaan Partisipatif untuk Menunjang Keberlanjutan Lingkungan DAS Balantaeng” dan bertujuan meningkatkan kapasitas tim, mitra Balang Institute, serta masyarakat dalam pemanfaatan teknologi spasial untuk pemantauan lingkungan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Prodi PJ-SIG dengan Balang Institute, sebuah lembaga non-pemerintah (NGO) yang berfokus pada penelitian lingkungan. Pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh Dr. Nurfadilla JS selaku Ketua Prodi PJ-SIG, beberapa dosen, Junaedi H sebagai Direktur Balang Institute, serta masyarakat setempat, dengan arahan dari Rahmat Syaeful, S.Hut., M.Hut. sebagai pemimpin kegiatan
Pemanfaatan Teknologi Spasial untuk Pemetaan Partisipatif
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memanfaatkan aplikasi berbasis mobile phone untuk pengambilan data spasial serta memvisualisasikannya secara informatif. Fokus utama kegiatan adalah memetakan lokasi penanaman pohon di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Balantaeng, yang dilakukan oleh Balang Institute, mitra, dan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan pemetaan partisipatif ini dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Dukungan dan Kolaborasi Strategis
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Vokasi serta sinergi kuat dengan Balang Institute. Dalam sambutannya, Ketua Prodi PJ-SIG dan Direktur Balang Institute menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dan berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut.
Tindak Lanjut: Penguatan Kerja Sama
Sebagai tindak lanjut, Prodi PJ-SIG dan Balang Institute berencana menjalin kerja sama lebih intensif dalam pengembangan teknologi geospasial untuk pemantauan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem pemetaan berbasis partisipasi masyarakat guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bulukumba




