abcdef
Meski diperkirakan tetap menjadi pemain penting di kawasan, para ahli menilai pengaruh negara-negara dengan kekuatan yang tengah bangkit itu akan lebih banyak diwujudkan melalui diplomasi dan kemitraan ekonomi, alih-alih kehadiran militer seperti yang selama ini identik dengan AS.
"Jangan berharap akan muncul aktor eksternal baru yang memainkan peran serupa dengan yang selama ini dijalankan Amerika Serikat atau negara-negara Eropa," kata Kabir Taneja, Direktur Eksekutif Observer Research Foundation (ORF) Middle East, lembaga kajian kebijakan yang berbasis di Dubai.
Taneja menyampaikan hal itu dalam diskusi panel pada konferensi tahunan Middle East Institute (MEI) pada pertengahan Juni lalu. MEI merupakan lembaga riset otonom yang berada di bawah National University of Singapore (NUS).
Konferensi tahun ini mengusung tema "After the Iran War: The Global Geopolitical and Economic Fallout" (Setelah Perang Iran: Dampak Geopolitik dan Ekonomi Global).