SARJANA SASTRA JEPANG
Sejarah

Sejarah

Program Studi Sastra Jepang merupakan salah satu program sarjana di bawah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin, yang berlokasi di Kampus Tamalanrea, Makassar. Program studi ini resmi berdiri pada 28 September 2005 dan memperoleh persetujuan dari DIKTI melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3157/DIT/2005. Kehadirannya merupakan pengembangan dari Program Diploma Tiga (D3) Pariwisata, dan menjadikannya sebagai program studi ke-8 di fakultas yang saat itu masih bernama Fakultas Sastra.

Sejak didirikan, Program Studi Sastra Jepang terus berkembang sebagai ruang akademik yang berfokus pada pengkajian bahasa, sastra, sejarah, dan budaya Jepang. Dengan komitmen terhadap kualitas pendidikan, program studi ini telah memperoleh berbagai pengakuan akademik, termasuk sertifikasi internasional AUN-QA pada tahun 2022 dan Akreditasi Unggul dari BAN-PT pada tahun 2024.

Hingga saat ini, Program Studi Sastra Jepang telah menghasilkan lebih dari 402 lulusan yang berkiprah di berbagai sektor, seperti pendidikan, pemerintahan, penelitian dan pengembangan, serta industri, baik di tingkat nasional maupun internasional. Para lulusan dibekali tidak hanya dengan kompetensi akademik dan kemampuan berbahasa Jepang, tetapi juga dengan wawasan budaya, keterampilan berpikir kritis, serta kesiapan untuk beradaptasi dalam lingkungan global.

Sebagai bagian dari Universitas Hasanuddin, Program Studi Sastra Jepang berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, relevan, dan berdaya saing global, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan dunia akademik maupun profesional.