UNIVERSITAS HASANUDDIN DAN UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO PERKUAT KOLABORASI AKADEMIK MELALUI KULIAH UMUM TENTANG VAKSIN TUBERKULOSIS
Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Cokroaminoto Palopo (UCP) terus memperkuat kolaborasi akademik melalui kegiatan kuliah umum yang menghadirkan akademisi dan peneliti dari kedua institusi. Kegiatan yang mengangkat topik “Vaksin Tuberkulosis Generasi Baru: Peluang dan Tantangan” tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Universitas Cokroaminoto Palopo.

Kuliah umum diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan dan beberapa mahasiswa Biologi Fakultas MIPA Unhas serta dosen-dosen Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo serta mahasiswa dari Program Studi Biologi, Kimia, dan Fisika. Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif dengan salah seorang dosen Universitas Cokroaminoto Palopo yang turut mendampingi jalannya kegiatan sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Prof. Rosana Agus memberikan pemahaman komprehensif mengenai tuberkulosis (TB), mulai dari pengenalan penyakit, penyebab, serta proses patogenesis yang terjadi pada tubuh. Pembahasan kemudian diarahkan pada berbagai upaya pencegahan tuberkulosis, termasuk pentingnya pengembangan vaksin sebagai salah satu strategi dalam pengendalian penyakit menular tersebut.
Prof. Rosana juga menjelaskan konsep dasar vaksin dan bagaimana vaksin bekerja dalam membentuk respons imun tubuh. Peserta diperkenalkan pada tahapan dan aspek penting dalam pengujian vaksin, serta perkembangan berbagai penelitian yang berkaitan dengan pengembangan vaksin tuberkulosis generasi baru. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai proses panjang yang diperlukan dalam menghasilkan vaksin yang aman, efektif, dan dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit.
Selain membahas aspek biologis dan ilmiah, Prof. Rosana Agus turut menekankan peran perguruan tinggi dalam pengembangan riset dan inovasi di bidang kesehatan. Menurutnya, universitas memiliki posisi strategis dalam menghasilkan penelitian yang dapat menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat, sekaligus membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam bidang sains dan penelitian.

Pemaparan mengenai vaksin tuberkulosis generasi baru tersebut mendapatkan respons positif dari peserta. Hal ini terlihat dari antusiasme dosen dan mahasiswa dalam mengikuti materi serta mengajukan berbagai pertanyaan selama sesi diskusi. Interaksi yang berlangsung menunjukkan ketertarikan peserta terhadap perkembangan riset vaksin, mekanisme kerja vaksin, hingga peluang pengembangan penelitian di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan kuliah umum ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan dan perkembangan riset terkini, tetapi juga dapat memperluas jejaring akademik antara Universitas Hasanuddin dan Universitas Cokroaminoto Palopo. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan akademik dan penelitian, sehingga memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang biologi molekuler dan kesehatan.
Penulis: Nenis Sardiani, S.Si., M.Si.