BPS Sulawesi Selatan bersama Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar Gelar Edukasi Statistik “Ngulik Desil in This Economy”
Makassar, 29 September 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar menyelenggarakan kegiatan Edukasi Statistik bertajuk “Ngulik Desil in This Economy” pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada pukul 08.30–12.00 WITA, terbuka untuk umum, dan tidak dipungut biaya.
Kegiatan ini mengusung seminar literasi dan diskusi statistik yang berfokus pada pemahaman data serta insight seputar statistik dalam konteks sosial ekonomi. Melalui tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan konsep statistik dan kaitannya dengan berbagai informasi ekonomi yang dijumpai sehari-hari.
Salah satu konsep yang menjadi fokus edukasi adalah desil, yaitu pembagian data yang telah diurutkan menjadi sepuluh kelompok dengan proporsi yang sama. Dalam konteks sosial ekonomi, desil dapat membantu menjelaskan posisi relatif suatu kelompok berdasarkan indikator yang digunakan, seperti pendapatan atau pengeluaran. Pemahaman terhadap konsep ini diperlukan agar masyarakat dapat membaca pengelompokan data secara tepat dan memahami dasar penyusunan informasi statistik.
Dalam poster kegiatan, tercantum Aryanto, S.Si., M.M., selaku Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan; Dr. Sci. Muhammad Zakir, M.Si., selaku Dekan FMIPA Universitas Hasanuddin; serta Prof. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., selaku Dekan FMIPA Universitas Negeri Makassar. Kehadiran unsur lembaga pemerintah dan perguruan tinggi dalam kegiatan ini mencerminkan kolaborasi untuk memperluas jangkauan edukasi statistik kepada masyarakat.
Muh. Mustakim Hasma, S.ST., M.Si., Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Andi Febriyanti berperan sebagai moderator yang memandu seminar dan diskusi statistik.
Format seminar dan diskusi memberikan ruang pembelajaran mengenai cara membaca data, memahami istilah statistik, serta menghubungkan informasi dengan konteks penggunaannya. Edukasi ini diharapkan membantu peserta memahami bahwa angka perlu dibaca bersama definisi indikator, sumber data, dan metode pengukurannya agar tidak menghasilkan penafsiran yang keliru.
Pelaksanaan secara daring dan tanpa biaya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses pembelajaran statistik dari berbagai lokasi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mendekatkan pengetahuan statistik kepada khalayak yang lebih luas, termasuk mahasiswa, akademisi, dan masyarakat yang tertarik pada isu sosial ekonomi.
Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pembelajaran yang terbuka serta penguatan literasi data dan statistik. Kemampuan memahami informasi statistik merupakan bagian dari keterampilan yang dibutuhkan untuk menilai informasi secara kritis dan mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data. Selain itu, kerja sama BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Negeri Makassar mendukung SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi ini mempertemukan peran lembaga penyedia statistik resmi dengan perguruan tinggi dalam memperluas akses pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat.
Melalui Edukasi Statistik “Ngulik Desil in This Economy”, literasi statistik diharapkan semakin berkembang sehingga masyarakat dapat memahami informasi sosial ekonomi secara lebih cermat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara penyedia data, dunia pendidikan, dan pengguna informasi statistik.