FIB Unhas Gelar Finalisasi Penginputan RKAT 2026, Departemen Arkeologi Hadir Lengkap
Administrator · 09 Oct 2025
Makassar, 9 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan Finalisasi Penginputan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun Anggaran 2026 untuk seluruh departemen dan program studi di lingkungan fakultas. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai 2 FIB Unhas dan dihadiri oleh unsur pimpinan, tim keuangan, serta perwakilan akademik dan administratif dari masing-masing unit.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., yang menekankan pentingnya akurasi dan integritas dalam penyusunan RKAT sebagai bagian dari tata kelola institusi yang transparan dan berorientasi mutu.
Rangkaian kegiatan dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya, dan Alumni (WD 2), dengan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WD 1), Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi (WD 3), Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Pemutakhiran Reputasi (GPM-PR), serta Ketua dan Sekretaris Departemen, dan para Ketua Program Studi dari jenjang S1, S2, dan S3.
Dari lingkup Departemen Arkeologi, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi S2 Arkeologi, serta Ketua Program Studi S1 Pariwisata. Kehadiran lengkap ini mencerminkan komitmen Departemen Arkeologi dalam memastikan perencanaan anggaran yang selaras dengan kebutuhan akademik, pengembangan SDM, dan target kinerja institusi.
Diskusi berlangsung konstruktif, dengan fokus pada sinkronisasi rencana kerja, alokasi anggaran, serta pemutakhiran indikator kinerja yang mendukung capaian strategis fakultas. Setiap unit diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan spesifik dan melakukan penyesuaian langsung dalam sistem penginputan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat integritas dan akuntabilitas perencanaan anggaran di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya. Pengisian RKAT 2026 yang tepat, terukur, dan berbasis kebutuhan nyata merupakan fondasi utama dalam mendukung manajemen institusi yang berkelanjutan dan berdaya saing.