Mahasiswa Biologi Unhas Laksanakan Praktikum Lapangan Biologi Laut di Pulau Barrang Lompo
Administrator · 15 Nov 2025
Sebagai bagian dari penerapan pembelajaran kontekstual, mahasiswa peserta mata kuliah Biologi Laut Departemen Biologi Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan kuliah lapangan di Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Sabtu-Senin, 15-17 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa secara langsung mengenai biota laut, habitatnya, serta bentuk-bentuk adaptasi yang mendukung kelangsungan hidupnya. Pulau Barrang Lompo dipilih sebagai lokasi praktikum karena memiliki ekosistem pesisir yang kaya dan beragam, yang sangat cocok untuk mengamati dinamika biota laut tropis.
Pada kegiatan praktikum ini, mahasiswa fokus mempelajari tiga kelompok utama biota laut, yaitu Lamun, Makroalga, dan Echinodermata. Melalui pengamatan langsung terhadap ekosistem padang lamun, mahasiswa mengidentifikasi berbagai jenis lamun serta menganalisis karakter morfologi dan fungsinya dalam ekosistem pesisir. Mereka mempelajari peran lamun sebagai penyedia habitat bagi berbagai organisme laut, penstabil sedimen, serta kontribusinya dalam menjaga kualitas perairan.
Selanjutnya, mahasiswa juga melakukan pengamatan terhadap makroalga yang ada di sekitar Pulau Samalona. Mereka mempelajari keanekaragaman bentuk dan struktur tubuh makroalga, serta pigmentasi yang memungkinkan alga beradaptasi dengan intensitas cahaya yang bervariasi akibat perubahan pasang surut. Mahasiswa juga mengkaji strategi adaptasi yang dimiliki makroalga untuk bertahan hidup di perairan tropis yang dinamis.
Selain itu, mahasiswa juga melakukan identifikasi dan pengamatan terhadap Echinodermata, seperti bulu babi dan bintang laut. Mereka mempelajari ciri tubuh khas dari kelompok ini, seperti sistem kanal air pada bintang laut dan alat pelindung diri pada bulu babi, serta pola gerak dan mekanisme adaptasi yang memungkinkan Echinodermata bertahan pada berbagai tipe substrat, baik di dasar laut yang berpasir, berbatu, maupun terumbu karang.
Kegiatan praktikum ini memberikan pengalaman empiris yang sangat penting dalam mengintegrasikan konsep-konsep teoretis yang dipelajari di kelas dengan kondisi ekologi nyata di lapangan. Dengan adanya kesempatan untuk terlibat langsung dalam pengamatan dan identifikasi biota laut, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dalam analisis ekologis dan identifikasi spesies, serta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika ekosistem pesisir.

Lebih dari itu, praktikum ini juga memberikan kesadaran kepada mahasiswa tentang pentingnya konservasi biota laut dan kelestarian ekosistem pesisir yang semakin terancam. Melalui pengalaman ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami pentingnya keberagaman hayati laut, tetapi juga dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan laut yang semakin menghadapi berbagai tantangan global, seperti polusi dan perubahan iklim.
Penulis: Nenis Sardiani, S.Si., M.Si.