SARJANA SASTRA INDONESIA
Dari Unhas ke Jeneponto: Dosen Sastra Indonesia Asah Literasi Generasi Muda
Administrator · 9 April 2026

Dari Unhas ke Jeneponto: Dosen Sastra Indonesia Asah Literasi Generasi Muda

MAKASSAR-Dosen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), St Nursa’adah, menjadi salah satu pemateri dalam Festival Literasi 2026 yang digelar Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.


Dalam kegiatan tersebut, doktor ilmu sastra itu memberikan arahan dan bimbingan kepada 200 siswa Sekolah Dasar (SD) guna meningkatkan kemampuan literasi, khususnya dalam mengulas buku. Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah. Turut hadir Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Toha Machsum, serta Kasubbag Umum Balai Bahasa Sulsel, Wahidah.


Perempuan kelahiran 20 Agustus 1968 itu menekankan bahwa festival ini menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kemampuan siswa, baik dalam membaca, menulis, maupun mengapresiasi serta mempresentasikan karya fiksi secara kreatif. Menurutnya, penguatan literasi sejak dini sangat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif pelajar.


Festival Literasi 2026 menghadirkan beragam program yang menyasar berbagai jenjang pendidikan. Untuk siswa sekolah dasar, digelar bimbingan teknis cerdas mengulas buku. Sementara itu, siswa SMP difokuskan pada peningkatan kompetensi membaca cepat, dan siswa SMA mendapatkan pembekalan membaca kritis-analitis guna memperdalam pemahaman teks secara komprehensif.


Selain itu, festival ini juga mencakup sosialisasi penulisan dan penerjemahan cerita anak dwibahasa yang menggabungkan bahasa daerah dan bahasa Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkaya khazanah literasi sekaligus melestarikan bahasa daerah di tengah arus globalisasi.


Tidak hanya menyasar siswa, festival ini juga menghadirkan program Kamus Masuk Sekolah serta pemasyarakatan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Di sisi lain, turut dilaksanakan rapat koordinasi antarinstansi dalam rangka pelindungan bahasa daerah, serta bimbingan teknis digitalisasi perpustakaan sekolah sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi.


Ia berharap Festival Literasi 2026 di Jeneponto dapat menjadi momentum penguatan budaya literasi sekaligus mempererat kolaborasi antara pendidik, pemerintah, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang literat dan berdaya saing. (*/)


https://harian.fajar.co.id/2026/04/08/dosen-sastra-indonesia-unhas-beri-bimbingan-di-festival-literasi-2026-di-jeneponto/