Sharing Session MKPK di Departemen Sastra Prancis FIB Unhas, Dorong Mahasiswa Perluas Kompetensi Melalui Kegiatan di Luar Program Studi
Departemen Sastra Prancis, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan sharing session bertajuk Sharing MKPK pada Selasa, 24 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan kewajiban SKS melalui jalur Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa lainnya.
MKPK merupakan inovasi kurikulum Universitas Hasanuddin yang mewajibkan mahasiswa menyelesaikan sejumlah SKS melalui kegiatan di luar program studi. Bagi mahasiswa rumpun non-kesehatan, kewajiban ini mencapai 20 SKS. Kegiatan yang dapat direkognisi mencakup magang di instansi atau perusahaan, pengabdian kepada masyarakat, serta keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi abad 21 agar lebih siap menghadapi dunia kerja, industri, maupun menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
Dalam sesi ini, para pemateri menceritakan secara langsung bagaimana mereka merancang dan menjalani kegiatan MKPK — mulai dari memilih jenis kegiatan yang sesuai, proses pengajuan rekognisi SKS, hingga tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan. Pengalaman yang dibagikan mencakup beragam jalur, mulai dari magang di lembaga kebudayaan dan media, hingga keterlibatan aktif dalam organisasi mahasiswa di lingkup Unhas.
Para pemateri juga menekankan pentingnya perencanaan sejak awal masa studi. Menyelesaikan 20 SKS MKPK membutuhkan waktu dan komitmen yang tidak sedikit, sehingga mahasiswa perlu menyusun strategi agar kegiatan di luar prodi tetap berjalan seiring dengan perkuliahan di Departemen Sastra Prancis. Konsultasi rutin dengan dosen pembimbing akademik disebut sebagai langkah penting dalam proses ini.
Kegiatan sharing session ini diharapkan menjadi agenda rutin departemen, sehingga setiap mahasiswa dapat memiliki gambaran yang lebih konkret dalam merencanakan pemenuhan MKPK mereka secara terarah dan optimal.



