BPS Sulawesi Selatan dan Pojok Statistik Unhas Perkuat Koordinasi Sensus Ekonomi 2026
Makassar, 26 Agustus 2026
Makassar, 26 Agustus 2026 — Pojok Statistik Universitas Hasanuddin menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka kegiatan monitoring dan koordinasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di lingkungan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.30–12.00 WITA di Ruangan Pojok Statistik Universitas Hasanuddin tersebut membahas perkembangan SE2026, khususnya terkait pendataan berbagai unit usaha dan aktivitas ekonomi yang terdapat di lingkungan kampus.
Pembahasan difokuskan pada upaya memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai aktivitas ekonomi di lingkungan Universitas Hasanuddin, baik usaha yang dijalankan secara konvensional maupun yang berkembang melalui platform digital. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi identifikasi unit usaha di dalam kampus, usaha yang dikelola universitas, mitra maupun koperasi, aktivitas perdagangan dan jasa, hingga usaha yang dijalankan melalui media digital.
Lingkungan Universitas Hasanuddin memiliki beragam aktivitas ekonomi yang berpotensi menjadi bagian dari pendataan Sensus Ekonomi 2026. Dalam koordinasi tersebut dibahas antara lain usaha makanan dan minuman seperti kantin dan kedai, usaha perdagangan, koperasi mahasiswa, jasa penyewaan gedung dan fasilitas, usaha berbasis kemitraan, hingga aktivitas penjualan dan promosi melalui marketplace maupun media sosial.
Melalui kegiatan ini, Pojok Statistik Unhas bersama pihak terkait akan melakukan pemetaan awal terhadap berbagai unit usaha yang berada di lingkungan universitas. Pemetaan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pendataan agar aktivitas ekonomi di lingkungan kampus dapat teridentifikasi dengan lebih baik dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai karakteristik kegiatan ekonomi. Upaya ini sejalan dengan komitmen Universitas Hasanuddin dalam mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penguatan ketersediaan data ekonomi yang dapat menjadi dasar bagi perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis bukti.
Koordinasi juga membahas peluang keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan SE2026. BPS Provinsi Sulawesi Selatan dan Universitas Hasanuddin membahas mekanisme sosialisasi serta rekrutmen mahasiswa yang berpotensi menjadi petugas Sensus Ekonomi 2026. Informasi mengenai SE2026, peluang keterlibatan mahasiswa, serta persyaratan petugas akan disampaikan melalui Pojok Statistik dan kanal komunikasi mahasiswa.
Mahasiswa yang terpilih sebagai calon petugas nantinya akan memperoleh pembekalan mengenai konsep, prosedur, etika pendataan, serta penggunaan sistem pendataan sebelum pelaksanaan di lapangan. Keterlibatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses pengumpulan data statistik sekaligus memperkuat kompetensi mereka dalam kegiatan statistik resmi.
Kegiatan monitoring dan koordinasi ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara BPS Provinsi Sulawesi Selatan dan Universitas Hasanuddin melalui Pojok Statistik. Kolaborasi tersebut akan terus dikembangkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta meningkatkan literasi statistik di lingkungan Universitas Hasanuddin. Sinergi antarlembaga ini juga mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dalam mendukung penyediaan data berkualitas dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang statistik.
Melalui kegiatan ini, Pojok Statistik Universitas Hasanuddin diharapkan semakin berperan sebagai ruang edukasi, konsultasi, dan kolaborasi yang mendekatkan statistik resmi kepada sivitas akademika. Kolaborasi antara BPS dan Universitas Hasanuddin juga diharapkan dapat memperkuat budaya pemanfaatan data dan mendorong pengambilan keputusan yang semakin berbasis bukti, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.