Prof. Akira Tai dari Fukuoka Institute of Technology Bahas Adaptasi Perubahan Iklim dan Infrastruktur Hijau di Universitas Hasanuddin
Gowa, 18 September 2026 — Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Climate Change Adaptation for Water-Related Disasters: Green Infrastructure and Ecosystem Services” pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan berlangsung di CSA Lecture Theater 1, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, dan menghadirkan Prof. Akira Tai dari Fukuoka Institute of Technology, Jepang, sebagai narasumber.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah dosen Program Studi Teknik Lingkungan dan Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, serta beberapa mahasiswa Teknik Sipil. Kehadiran sivitas akademika dari kedua bidang keilmuan tersebut turut memperkaya suasana akademik, mengingat isu perubahan iklim, pengelolaan sumber daya air, infrastruktur, dan mitigasi bencana memiliki keterkaitan erat antara bidang teknik lingkungan dan teknik sipil.
Dalam pemaparannya, Prof. Akira Tai membahas berbagai tantangan yang berkaitan dengan perubahan iklim dan bencana yang berhubungan dengan air. Materi mencakup sejumlah topik, antara lain curah hujan ekstrem, simulasi numerik, perubahan iklim, wilayah pesisir, tidal flats, serta risiko banjir. Pembahasan tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya pemahaman terhadap dinamika lingkungan dan pemanfaatan pendekatan berbasis data dalam mengidentifikasi serta merespons risiko bencana hidrometeorologi.
Selain membahas aspek analisis dan pemodelan, Prof. Akira Tai juga memperkenalkan berbagai pendekatan green infrastructure dan nature-based solutions yang dapat diterapkan sebagai bagian dari strategi adaptasi terhadap perubahan iklim. Beberapa pendekatan yang dibahas meliputi rain gardens, bioswales, permeable pavements, green roofs, wetlands, dan ekosistem mangrove.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menghadapi risiko perubahan iklim tidak hanya dapat dilakukan melalui infrastruktur konvensional, tetapi juga melalui pemanfaatan dan pemulihan fungsi ekosistem. Integrasi antara infrastruktur hijau dan ecosystem services dapat menjadi salah satu pendekatan dalam meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko banjir dan berbagai bencana yang berkaitan dengan air.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif. Mahasiswa mengikuti pemaparan materi dan memperoleh kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai penerapan ilmu teknik lingkungan dalam menghadapi persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Kehadiran mahasiswa Teknik Sipil juga memberikan ruang bagi terjadinya pertukaran perspektif lintas disiplin, khususnya dalam melihat hubungan antara perencanaan infrastruktur, pengelolaan air, perlindungan lingkungan, dan adaptasi perubahan iklim.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa tantangan perubahan iklim membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, berbasis ilmu pengetahuan, serta mempertimbangkan keterkaitan antara sistem lingkungan dan infrastruktur. Pengetahuan mengenai green infrastructure dan ecosystem services juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan solusi teknik yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kuliah tamu ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Universitas Hasanuddin dalam menghadirkan perspektif internasional dan perkembangan keilmuan terkini ke dalam lingkungan pembelajaran. Pertukaran pengetahuan dengan akademisi dari Fukuoka Institute of Technology diharapkan dapat memperluas wawasan sivitas akademika mengenai berbagai pendekatan yang dikembangkan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana terkait air di tingkat global.
Melalui kegiatan akademik seperti ini, Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Universitas Hasanuddin terus mendorong terciptanya pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, berorientasi pada keberlanjutan, dan memiliki perspektif global, sekaligus memperkuat keterhubungan antara ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan tantangan lingkungan di masa depan.