SARJANA TERAPAN AGRIBISNIS PANGAN
Nanda, Mahasiswi Agribisnis Pangan Unhas, Raih Juara I Pilmapres Wilayah IX 2026 Kategori Diploma
Admin Agribisnis Pangan · 8 Mei 2026

Nanda, Mahasiswi Agribisnis Pangan Unhas, Raih Juara I Pilmapres Wilayah IX 2026 Kategori Diploma

Kabar membanggakan datang dari Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin. Andi Nanda Nur Amriani FMB, mahasiswi Program Studi Agribisnis Pangan, berhasil meraih Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi atau Pilmapres Tingkat Wilayah IX Tahun 2026 kategori Diploma.

Prestasi ini bukan hanya tentang satu gelar juara. Ia juga menjadi cerita tentang ketekunan, keberanian, dan kemampuan mahasiswa vokasi untuk hadir sebagai generasi muda yang mampu bersaing melalui prestasi akademik, gagasan inovatif, kepemimpinan, serta kontribusi kepada masyarakat.

Pilmapres merupakan salah satu ajang bergengsi di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia. Kompetisi ini menilai mahasiswa secara utuh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari capaian unggulan, pengalaman organisasi, kemampuan berkomunikasi, kualitas gagasan kreatif, hingga kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Proses seleksi Pilmapres berlangsung secara berjenjang. Peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi di tingkat program studi, fakultas, atau universitas. Setelah itu, perwakilan terbaik dari setiap perguruan tinggi melanjutkan seleksi ke tingkat wilayah yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau LLDIKTI. Dari tingkat wilayah inilah peserta terbaik berpeluang melangkah ke tingkat nasional.

Dalam ajang Pilmapres Wilayah IX Tahun 2026 kategori Diploma, Nanda tampil sebagai perwakilan Universitas Hasanuddin. Ia membawa nama kampus, sekaligus memperlihatkan wajah pendidikan vokasi yang semakin adaptif: terampil, analitis, inovatif, dan dekat dengan persoalan nyata di masyarakat.

Sebagai mahasiswi Agribisnis Pangan, Nanda berada dalam ruang belajar yang lekat dengan isu pangan, kewirausahaan, dan pembangunan berkelanjutan. Bidang ini menuntut mahasiswa untuk tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi juga mampu membaca tantangan, menyusun solusi, dan melihat peluang dari dinamika sektor pangan dan agribisnis.

Capaian Nanda menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi tidak hanya disiapkan untuk menguasai keterampilan teknis. Mereka juga didorong untuk berpikir kritis, peka terhadap kebutuhan masyarakat, berani menyampaikan gagasan, dan mampu menghadirkan karya yang relevan dengan perkembangan zaman.

Di balik keberhasilan tersebut, ada proses panjang yang tidak selalu terlihat. Ada penyusunan portofolio, pematangan gagasan, latihan presentasi, pendampingan, serta dukungan dari dosen, program studi, fakultas, keluarga, dan lingkungan akademik. Prestasi ini lahir dari proses yang pelan, tekun, dan konsisten.

Keluarga besar Program Studi Agribisnis Pangan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Prestasi Nanda diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi, memperkuat budaya akademik, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Muhammad Restu, M.P., mengatakan bahwa capaian ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Vokasi. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi memiliki ruang yang luas untuk tumbuh dan berprestasi di berbagai bidang.

“Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, memperkuat budaya akademik, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui capaian ini, Program Studi Agribisnis Pangan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan bahwa pendidikan vokasi bukan hanya tentang kesiapan kerja. Lebih dari itu, pendidikan vokasi juga menjadi ruang untuk membentuk generasi muda yang siap berpikir, berkarya, dan memberi dampak.