SARJANA TERAPAN BUDIDAYA LAUT DAN PANTAI
Investor Tiongkok Kunjungi Selayar, Bahas Rencana Investasi Pengolahan Ikan
Admin Budidaya Laut dan Pantai · 7 Januari 2026

Investor Tiongkok Kunjungi Selayar, Bahas Rencana Investasi Pengolahan Ikan

Selayar, 6 Januari 2026 — Kabupaten Kepulauan Selayar menerima kunjungan investor asal Tiongkok dalam rangka penjajakan rencana investasi di sektor pengolahan hasil perikanan. Kunjungan ini dilakukan oleh PT Crown Seafood Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan produk perikanan.

Rombongan investor disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar bersama Wakil Bupati, serta dihadiri oleh Camat Bontoharu, Kepala Desa Bontosunggu, penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan perwakilan nelayan setempat. Pertemuan ini menjadi forum awal untuk membahas potensi kerja sama investasi yang berorientasi pada penguatan rantai nilai perikanan lokal.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai peluang pengembangan usaha pengolahan ikan di Selayar, mulai dari ketersediaan bahan baku hasil tangkapan nelayan, sistem penanganan pascapanen, hingga kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung. Pemerintah daerah menyampaikan komitmennya untuk mendukung investasi yang berkelanjutan dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan nelayan.

Program Studi Budidaya Laut dan Pantai (BDLP) turut memberikan kontribusi penting dalam diskusi tersebut. Keilmuan perikanan dinilai sangat dibutuhkan, khususnya dalam penentuan kualitas hasil tangkapan nelayan, pengawasan praktik penangkapan yang berkelanjutan, serta proses pengeringan ikan hingga memenuhi standar siap kirim untuk pasar nasional maupun internasional.

BDLP diwakili oleh Ahmad Sajjad, S.Kel., M.Si., yang menyampaikan kesiapan civitas akademika dalam mendukung rencana investasi melalui pendampingan teknis, kajian ilmiah, serta penguatan kapasitas nelayan dan pelaku usaha perikanan. Ia juga menyampaikan bahwa Prodi BDLP tengah mengembangkan inovasi alat pengering ikan berbasis IoT yang diharapkan dapat meningkatkan mutu, efisiensi, dan nilai jual produk perikanan Selayar.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya investasi pengolahan ikan di Selayar yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Selayar sebagai salah satu sentra perikanan unggulan di kawasan Indonesia timur.