IMIP Jadi “Laboratorium Hidup” Pendidikan Vokasi, Dosen Turun Langsung ke Dunia Industri
Perkuat Link and Match Industri, Vokasi Unhas Dorong Pembelajaran Metalurgi Ekstraksi Berbasis Kasus Nyata
Transformasi besar di sektor industri mendorong Program Studi Teknologi Metalurgi Ekstraksi, Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi modern. Keberadaan kawasan industri terintegrasi seperti Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup tempat mahasiswa dan dosen Unhas mempertemukan teori akademik dengan praktik hilirisasi secara langsung.
Dalam penguatan pendidikan vokasi berbasis industri ini, ada beberapa fokus utama yang diterapkan:
Penerapan Link and Match: Melalui program magang dan keterlibatan langsung di kawasan industri, dosen serta mahasiswa mempelajari kompleksitas pemprosesan nikel, sistem otomasi, hingga pengolahan lingkungan secara terpadu.
Pembelajaran Berbasis Kasus Nyata: Pengalaman dari lapangan dibawa kembali ke ruang kuliah dan laboratorium Vokasi Unhas untuk memperkaya materi pengajaran lewat studi kasus yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Sinergi Triple Helix Innovation: Kolaborasi antara akademisi Unhas, pelaku industri, dan pemerintah menciptakan manfaat timbal balik. Industri mendapat masukan akademis, sementara kampus mendapat akses data operasional lapangan.