Mahasiswa Agribisnis Peternakan Jalani Magang Satu Semester di Singosari Farm Malang
Empat mahasiswa Program Studi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, yakni Aqil Akram Syahir, Nabila Issa Zabila Sukry, M. Rafly Surya Ananta, dan Ahmad Junaedi Azhar, saat ini sedang menjalani kegiatan magang selama satu semester (20 SKS) di Singosari Farm, Malang, Jawa Timur. Magang ini berlangsung hingga Desember dan memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengelola usaha peternakan sapi perah dari sisi produksi, pemasaran, logistik, keuangan, hingga sumber daya manusia.
Di bidang produksi, mahasiswa terlibat langsung dalam pemeliharaan sapi perah jenis Friesian Holstein. Kegiatan tersebut meliputi pemberian pakan dan air minum, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan ternak, serta melaksanakan pemerahan susu. Mahasiswa juga mempelajari penanganan susu segar setelah pemerahan, termasuk proses penampungan di tangki pendingin.
Mahasiswa mempelajari strategi pemasaran produk susu, mulai dari identifikasi segmen konsumen, penentuan harga, hingga pola distribusi kepada pelanggan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang hubungan antara kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan keberlanjutan usaha.
Dalam aspek logistik, mahasiswa ikut mengatur ketersediaan pakan dan kebutuhan operasional kandang, serta memahami alur pengiriman dan penyimpanan susu agar mutunya tetap terjaga hingga sampai ke konsumen.
Di bidang keuangan, mahasiswa belajar mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha, menganalisis biaya produksi, serta menghitung harga pokok produksi dan titik impas (break even point). Pemahaman ini menjadi bekal penting dalam mengelola usaha peternakan secara efisien dan berkelanjutan.
Di bidang SDM, mahasiswa mempelajari pengelolaan tenaga kerja di lingkungan peternakan, mulai dari pembagian tugas harian, koordinasi antarbagian, hingga penerapan disiplin kerja dan keselamatan kerja di kandang. Mahasiswa juga belajar bahwa komunikasi yang baik dan kerja tim menentukan kelancaran operasional usaha.
Setelah magang selesai pada Desember, mahasiswa diharapkan memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan usaha peternakan, mulai dari produksi hingga pengelolaan keuangan dan pemasaran. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memulai usaha peternakan atau agribisnis mereka sendiri di masa depan, sekaligus menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di lapangan.


