Visi
Sejalan dengan pencapaian Visi Universitas Hasanuddin sebagai Pusat Unggulan dalam Pengembangan Insani, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya Berbasis Benua Maritim Indonesia dan dijabarkan dalam Visi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin yakni Menjadi penyelengara pendidikan terapan yang unggul dan inovatif, menghasilkan insan cendekia berkarakter, profesional dan berjiwa kewirausahaan berbasis Benua Maritim Indonesia, maka Program Sarjana Terapan Program Studi Agribisnis Pangan, Fakultas Vokasi,Sejalan dengan pencapaian Visi Universitas Hasanuddin sebagai Pusat Unggulan dalam Pengembangan Insani, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya Berbasis Benua Maritim Indonesia dan dijabarkan dalam Visi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin yakni Menjadi penyelengara pendidikan terapan yang unggul dan inovatif, menghasilkan insan cendekia berkarakter, profesional dan berjiwa kewirausahaan berbasis Benua Maritim Indonesia, maka Program Sarjana Terapan Program Studi Agribisnis Pangan, Fakultas Vokasi, Universitas Hasanuddin merumuskan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Program Studi sebagaimana diuraikan, sebagai berikut:
“Menjadi Pusat Pendidikan Vokasi Agribisnis Pangan Berbasis Eksperensial”
Visi tersebut mencerminkan komitmen untuk mengembangkan Pendidikan yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis, berfokus pada pengalaman langsung dalam bidang agribisnis pangan, dalam hal ini, Pendidikan vokasi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan industry dengan keterampilan dan pengetahuan relevan.
Misi
Untuk merealisasikan Visi tersebut, Program Studi Agribisnis Pangan merumuskan misi sebagai berikut:
1) Menyelenggarakan pembelajaran bidang agribisnis pangan dengan materi bermuatan ipteks melalui metode pendekatan eksperensial serta lingkungan pembelajaran yang berkualitas;
2) Menghasilkan lulusan sarjana terapan yang berkarakter wirausaha dengan menguasai teknologi budidaya komoditas pangan, mampu mengelola unit usaha serta menciptakan lapangan kerja di bidang agribisnis pangan.
3) Mengembangkan kerjasama yang berjejaring antar-pemangku kepentingan (stakeholders), baik di dalam maupun di luar negeri untuk kepentingan pendidikan, praktek kerja/magang serta adaptasi kurikulum.