Delegasi Departemen Geofisika Ikuti Pertemuan Ilmu Kebumian Jepang 2025 di Chiba, Jepang
Chiba, Jepang – Mei 2025
Dua dosen dari Departemen Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin, yaitu Aswar Syafnur, S.Si., M.Eng. dan Dr. Muh. Taufiq Rafie, S.Si., MT., berpartisipasi dalam Japan Geoscience Meeting (JpGU) 2025 yang diselenggarakan di Makuhari Messe, Chiba, Jepang, pada 26–30 Mei 2025.

Foto Kegiatan Japan Geoscience Meeting (JpGU)
Aswar Syafnur berkesempatan mempresentasikan penelitiannya dalam sesi poster berjudul “Analysis of Urban Land Subsidence in Makassar, Indonesia: Sentinel-1 DInSAR Detection and GIS Land-Use Correlation.” Penelitiannya menyoroti penerapan Differential Interferometric Synthetic Aperture Radar (DInSAR) berbasis satelit menggunakan data Sentinel-1, yang dipadukan dengan analisis Geographic Information System (GIS), untuk mengkaji hubungan antara penurunan tanah dengan pola tata guna lahan perkotaan di Makassar.

Presentasi oleh Aswar Syafnur, S.Si., M.Eng.
Sementara itu, Muh. Taufiq Rafie mempresentasikan poster berjudul “Heterogeneity of Tectonic Stress Field and Its Spatial Pattern Inferred from Focal Mechanisms Clustering in Sulawesi, Indonesia.” Penelitiannya mengeksplorasi distribusi spasial tegangan tektonik di Sulawesi melalui klasterisasi solusi mekanisme fokus, sehingga memberikan wawasan berharga mengenai perilaku geodinamika kompleks di wilayah tersebut.

Presentasi oleh Dr. Muh. Taufiq Rafie, S.Si., MT.
Partisipasi mereka dalam konferensi internasional bergengsi ini mencerminkan komitmen Departemen Geofisika Universitas Hasanuddin dalam mendorong kolaborasi ilmiah global serta berkontribusi terhadap pengembangan penelitian ilmu kebumian di Indonesia.

Selama kunjungan ke Jepang, kedua peneliti tersebut juga berkesempatan untuk bertemu dengan Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo di Center for Environmental Remote Sensing (CEReS), Chiba University. Pertemuan ini menjadi wadah untuk diskusi mendalam terkait potensi inisiatif penelitian kolaboratif di bidang ilmu kebumian dan penginderaan jauh.

Foto Bersama Prof. Josaphat Tetuko S.S
Partisipasi mereka dalam konferensi internasional bergengsi ini tidak hanya menunjukkan kontribusi aktif Departemen Geofisika Universitas Hasanuddin dalam komunitas geosains global, tetapi juga memperkuat kerja sama akademik internasional dan kemitraan penelitian.


