Mahasiswa Geofisika Unhas Melakukan Kunjungan Akademik ke BMKG
Makassar, 11 April 2025 – Mahasiswa Program Studi S1 Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin melaksanakan kunjungan akademik ke kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran lapangan guna memperkuat wawasan keilmuan serta pemahaman praktis mahasiswa di bidang geofisika.
Kunjungan yang dilaksanakan pada 11 April 2025 ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai peran dan fungsi strategis BMKG sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam pemantauan fenomena meteorologi, klimatologi, serta aktivitas geofisika seperti gempa bumi, tsunami, dan getaran tanah. Para mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung bagaimana BMKG beroperasi sebagai garda terdepan dalam mengamati, menganalisis, dan mengelola informasi kebencanaan di seluruh wilayah Indonesia.
Selama kunjungan, mahasiswa mendapat penjelasan mendalam dari para petugas dan ahli BMKG tentang sistem pengamatan geofisika nasional, berbagai instrumen canggih yang digunakan seperti seismograf, accelerograph, dan sensor tsunami, serta proses pengumpulan dan analisis data secara real-time. Mereka juga diajak memahami alur kerja lengkap mulai dari pemantauan di stasiun-stasiun observasi, pemrosesan data, hingga penyebaran informasi peringatan dini kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori semata. Mahasiswa melihat langsung penerapan ilmu geofisika dalam dunia nyata, termasuk bagaimana konsep seismologi, pemodelan tsunami, interpretasi data geofisika, dan teknologi monitoring digunakan untuk mitigasi bencana, penyusunan peta bahaya, serta penyediaan layanan informasi geofisika yang cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
Para mahasiswa terlihat sangat antusias sepanjang kegiatan. Banyak di antara mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi BMKG dalam memantau wilayah Indonesia Timur yang secara geologis sangat aktif dan rawan bencana. Kunjungan ini berhasil membuka wawasan mereka tentang pentingnya peran ilmu geofisika dalam menjaga keselamatan masyarakat, khususnya di daerah seperti Sulawesi yang sering mengalami aktivitas tektonik.
Dosen pendamping kunjungan menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat strategis karena dapat menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoretis di kelas dengan praktik profesional di lapangan. Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman aplikasi ilmu geofisika, mengasah kemampuan analisis data, serta semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi akademik dan profesional di bidangnya.
Kunjungan akademik ini juga diharapkan dapat mempererat kerja sama antara Program Studi Geofisika FMIPA Universitas Hasanuddin dengan BMKG. Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pemerintah menjadi kunci penting dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan siap berkontribusi nyata dalam upaya pengurangan risiko bencana di Indonesia.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi S1 Geofisika Universitas Hasanuddin terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pendidikan yang holistik, tidak hanya teoritis tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta tantangan kebencanaan nasional. Para mahasiswa pun semakin menyadari bahwa ilmu geofisika memiliki dampak nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.