Mahasiswa Unhas Perkuat Literasi Kebencanaan Siswa melalui Program SALAMA di Kota Makassar
Makassar, 24 Agustus 2026 – Universitas Hasanuddin (Unhas) berkontribusi dalam penguatan literasi kebencanaan melalui keterlibatan mahasiswa dan penerapan inovasi pembelajaran pada program SALAMA yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar. Kegiatan yang berlangsung pada 13 Juli hingga 24 Agustus 2026 ini menjangkau lebih dari 20 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Makassar.
Sebagai bagian dari kerja sama antara Unhas dan BPBD Kota Makassar, sebanyak 11 mahasiswa Unhas dari Program Studi Geofisika, Manajemen, Agribisnis, dan Peternakan terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan. Para mahasiswa berperan sebagai pendamping sosialisasi sekaligus fasilitator pembelajaran interaktif untuk membantu siswa memahami konsep dasar kebencanaan dan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.
Kontribusi Unhas juga diwujudkan melalui pemanfaatan Monopoli Literasi Kebencanaan, sebuah media pembelajaran inovatif yang dikembangkan oleh dosen Program Studi Geofisika Unhas. Media ini digunakan untuk melengkapi kegiatan sosialisasi BPBD dengan mengajak siswa mengenali potensi bahaya, memahami risiko bencana, serta mempelajari tindakan kesiapsiagaan melalui aktivitas yang partisipatif dan menyenangkan.
Kolaborasi tersebut menghasilkan capaian konkret berupa pelaksanaan edukasi kebencanaan di lebih dari 20 sekolah, keterlibatan 11 mahasiswa lintas disiplin, serta penerapan produk inovasi akademik Unhas dalam program edukasi kebencanaan pemerintah daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pengalaman langsung di lapangan.
Melalui program SALAMA, Unhas menunjukkan perannya sebagai mitra akademik pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan pengurangan risiko bencana. Sinergi antara keilmuan, inovasi, dan keterlibatan mahasiswa ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan pendidikan kebencanaan serta mendorong terbentuknya budaya sadar risiko di lingkungan sekolah dan masyarakat Kota Makassar.