Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Antara Universitas Hasanuddin dan Leica Geosystem: Meningkatkan Inovasi Geospasial di Indonesia melalui ICOGEST 2024
Makassar, 5 November 2024 – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan International Conference of Geosciences and Geotechnology 2024 (ICOGEST 2024), Universitas Hasanuddin (UNHAS) menandatangani nota kesepahaman dengan Leica Geosystem, sebuah perusahaan terkemuka di bidang teknologi geospasial. Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, S.T., M.Phil., serta CEO Leica Geosystem yang diwakili oleh Gilang Widya Wisaksana, S.T., MBA. Acara penandatanganan ini turut disaksikan oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., bersama Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof. Dr. Eng. Amiruddin, M.Si.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Universitas Hasanuddin dan Leica
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UNHAS dalam memanfaatkan teknologi geospasial serta membuka peluang penelitian dan pengembangan yang melibatkan mahasiswa dan dosen di bidang geofisika, geologi, dan ilmu kebumian lainnya. Leica Geosystem akan memberikan dukungan yang memungkinkan UNHAS memperkaya kurikulum dan laboratoriumnya dengan teknologi geospasial dan pemetaan digital yang canggih.
Prof. Dr. Eng. Adi Maulana menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemitraan antara akademisi dan industri dalam memajukan penelitian dan penerapan teknologi geospasial di Indonesia. “Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen UNHAS untuk terus berinovasi dan mengintegrasikan teknologi tinggi dalam pembelajaran dan penelitian. Kami yakin kerja sama ini akan memberikan akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat langsung dengan teknologi yang relevan dengan industri,” ujarnya.
Sementara itu, CEO Leica Geosystem mengungkapkan kebanggaannya dapat bermitra dengan UNHAS sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia. “Kami percaya dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang dijunjung oleh UNHAS, kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi sektor teknologi geospasial dan pemetaan, tidak hanya untuk kepentingan akademik tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” ungkapnya.
Kerja sama ini menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan antara industri dan akademisi, sehingga memungkinkan UNHAS berperan lebih besar dalam pengembangan teknologi geospasial baik di tingkat nasional maupun internasional. Ajang ICOGEST 2024 menjadi saksi dimulainya kerja sama ini, yang diharapkan membawa manfaat besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Penulis: Aswar Syafnur