MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK

Unhas Perkuat Kerja Sama dengan LSP LAN Jakarta untuk Peningkatan Kompetensi Analis Kebijakan

Blog Post Image

Ahmad · 15 Aug 2025

Makassar, 14 Agustus 2025 – Departemen Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan di bidang analisis kebijakan.

Kegiatan yang berlangsung pada 13–14 Agustus 2025 di Unhas Hotel & Convention, Tamalanrea, ini diikuti oleh tujuh dosen Departemen Ilmu Administrasi yang menjalani proses asesmen Sertifikasi Profesi Analis Kebijakan untuk level 7, 8, dan 9.

Direktur LSP LAN Jakarta, Yogi Suwarno, PhD, menjelaskan bahwa peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi sebagai pengakuan profesional di bidang analisis kebijakan. “Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama Unhas dan LAN yang telah terjalin sejak lama. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, termasuk pembukaan Tempat Uji Kompetensi (TUK) bekerja sama dengan LSP Unhas untuk memfasilitasi proses assesmen bagi para calon analis kebijakan,” ungkapnya.

Ketua Departemen Ilmu Administrasi, Prof. Dr. Alwi, menyampaikan apresiasi atas dukungan LSP LAN Jakarta. Menurutnya, penguatan profesi analis kebijakan sangat penting untuk memastikan kebijakan pemerintah daerah lebih berkualitas dan berbasis bukti. “Khususnya di Indonesia Timur, analis kebijakan yang mumpuni akan berperan besar dalam mendorong kualitas kebijakan publik. Tahun depan, kami akan kembali melaksanakan uji sertifikasi bagi dosen ilmu administrasi lainnya sebagai bagian dari persiapan pembentukan TUK Analisis Kebijakan di LSP  Unhas kerjasama dengan LSP LAN,” jelasnya.

Peserta uji sertifikasi meliputi Prof. Dr. Alwi, Prof. Sangkala, dan Prof. Gita Susanti (level 9); Dr. Muhammad Rusdi serta Andi Ahmad Yani, M.Si, MPA, M.Sc (level 8); dan Irma Ariyanti Arif, S.Sos, M.Si serta Nuralamsyah Ismail, S.Sos, M.Si (level 7).

Prof. Alwi menambahkan, keberadaan sertifikat profesi akan memberi nilai tambah bagi lulusan sarjana dan pascasarjana Administrasi Publik Unhas. “Dengan ijazah dan sertifikat profesi analis kebijakan, alumni kami akan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus berkontribusi pada kebijakan publik yang berkualitas,” pungkasnya.

sebelumnya
Collaborative Talk: “Mastering Systematic Literature Review: A Methodological Guide for Impactful Critical Appraisal in Administrative Science Research”
selanjutnya
Governance Series POLiGOV Lab Bahas Tantangan Tata Kelola dalam Krisis Iklim dan Kesehatan di Kawasan Wallacea