
Program Studi Sarjana Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin berakar kuat sejak era awal pembentukan pendidikan tinggi ilmu sosial dan politik di Indonesia Kawasan Timur. Landasan historis pendirian program studi ini dimulai melalui Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 102246/S pada tanggal 10 Desember 1960. Pada masa awal berdirinya FISIP UNHAS, keilmuan ini wadahi dalam Jurusan Tata Pradja yang menjadi fondasi utama penyelenggaraan pendidikan administrasi, birokrasi, dan tata kelola pemerintahan.
Seiring dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan serta penyesuaian regulasi pendidikan nasional, Jurusan Tata Pradja kemudian bertransformasi menjadi Jurusan Ilmu Administrasi Negara di bawah naungan Departemen Ilmu Administrasi. Perkembangan tata kelola publik global yang semakin kompleks mendorong penyesuaian nomenklatur dari Administrasi Negara menjadi Administrasi Publik. Perubahan ini menandai pergeseran fokus kajian yang tidak lagi hanya terbatas pada internal birokrasi pemerintah, melainkan meluas pada konsep public governance yang melibatkan interaksi antara sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil.
Memasuki era modern, Program Studi Sarjana Administrasi Publik FISIP UNHAS terus memperkuat posisinya sebagai pusat unggulan pendidikan tata kelola publik di Indonesia. Keunggulan akademik prodi ini dibuktikan dengan raihan akreditasi nasional predikat Unggul serta pengakuan standar kualitas internasional melalui sertifikasi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) pada 2021. Dalam menjalankan perannya, program studi ini secara konsisten mengintegrasikan Pola Ilmiah Pokok UNHAS berbasis Benua Maritim Indonesia ke dalam kurikulum dan riset, sehingga menghasilkan lulusan yang adaptif, inklusif, dan kompeten dalam memecahkan tantangan kebijakan serta pelayanan publik di kawasan kepulauan.
Ketik minimal 2 karakter lalu tekan Enter