SARJANA ADMINISTRASI PUBLIK
Perkuat Tata Kelola dan Mutu Kurikulum, Departemen Ilmu Administrasi FISIP Unhas Terima Kunjungan Benchmarking FISIP UPRI
Administrator · 2 Oktober 2026

Perkuat Tata Kelola dan Mutu Kurikulum, Departemen Ilmu Administrasi FISIP Unhas Terima Kunjungan Benchmarking FISIP UPRI

MAKASSAR, – Departemen Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus berkomitmen menjadi rujukan pengembangan tata kelola pendidikan tinggi dan penjaminan mutu keilmuan administrasi publik di Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan delegasi akademik dari Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Perjuangan Republik Indonesia (UPRI) pada Kamis (01/10/2026). Bertempat di Ruang Pertemuan Departemen Ilmu Administrasi FISIP Unhas, pertemuan akademik yang berlangsung penuh kehangatan sejak pukul 10.30 hingga 12.30 WITA ini difokuskan pada pemetaan praktik baik (best practices) pengelolaan kurikulum, persiapan reakreditasi, hingga pengembangan laboratorium program studi.
Delegasi resmi FISIP UPRI dipimpin langsung oleh Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Rosmini, S.A.P., M.A.P., dengan didampingi oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu FISIP UPRI yang juga dosen Administrasi Publik, Zaenal Akhmad, S.I.P., M.A.P., Ketua Program Studi Administrasi Publik FISIP UPRI, Yuliana, S.A.P., M.A.P., serta dosen Administrasi Publik, Hasria Riski S., S.S., M.Hum. Kehadiran tim delegasi diterima secara resmi oleh Ketua Departemen Ilmu Administrasi FISIP Unhas, Prof. Dr. Alwi, M.Si., yang didampingi oleh jajaran dosen Program Studi Administrasi Publik FISIP Unhas, yaitu Dr. Ishak Salim, M.A., Andi Ahmad Yani, M.Si., M.P.A., M.Sc., Irma Ariyanti Arif, S.Sos., M.Si., dan Nuralamsyah Ismail, S.Sos., M.A.

Dalam sesi pemaparan, Prof. Dr. Alwi mengulas perjalanan panjang Departemen Ilmu Administrasi FISIP Unhas dalam menjaga kualitas standar pendidikan. Ditegaskan bahwa kurikulum Program Studi Administrasi Publik FISIP Unhas senantiasa dievaluasi secara berkala guna merespons dinamika zaman, perkembangan ilmu pengetahuan, serta kemajuan teknologi. Pengembangan keilmuan ini dipadukan secara harmonis antara visi keilmuan program studi dengan Visi Benua Maritim Indonesia yang menjadi identitas utama Universitas Hasanuddin. Rekam jejak mutu tersebut dibuktikan dengan raihan sertifikasi internasional AUN-QA (ASEAN University Network-Quality Assurance) sejak tahun 2021, serta raihan Akreditasi "Unggul" terbaru dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, dan Komunikasi (LAMSPAK) pada Mei 2026.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa struktur kurikulum baru Prodi Administrasi Publik FISIP Unhas disusun berdasarkan standar kurikulum nasional yang ditetapkan oleh Indonesian Association for Public Administration (IAPA). Selain mata kuliah wajib, kurikulum ini juga menawarkan enam mata kuliah pilihan yang sangat relevan dengan kebutuhan isu kontemporer dan kewilayahan, di antaranya Governansi Maritim dan Manajemen Kebencanaan. Untuk memperkuat wawasan internasional mahasiswa, prodi secara rutin menggelar kuliah tamu (guest lecture) setiap semester dengan menghadirkan narasumber dari dosen dan pakar universitas mitra luar negeri, seperti Victoria University of Wellington, Selandia Baru; Universiti Sains Malaysia (USM); Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia; Universiti Brunei Darussalam; dan Rikkyo University, Jepang.

Diskusi berlangsung semakin interaktif ketika delegasi FISIP UPRI mengajukan berbagai pertanyaan mendalam terkait langkah strategis persiapan reakreditasi yang akan dihadapi FISIP UPRI pada tahun depan. Menanggapi hal tersebut, para dosen Administrasi Publik FISIP Unhas secara bergantian membagikan pengalaman empiris dan strategi teknis yang telah diterapkan hingga berhasil meraih akreditasi Unggul. Pembahasan khusus juga menyoroti peran vital Policy & Governance Laboratory (POLiGOV) FISIP Unhas yang diintegrasikan langsung dengan pelaksanaan mata kuliah berbasis praktik dan riset kebijakan. Selain itu, kedua pihak saling bertukar wawasan terkait implementasi lingkungan perkuliahan yang inklusif dan ramah bagi mahasiswa disabilitas di FISIP Unhas maupun FISIP UPRI.

Rangkaian kegiatan benchmarking ini diakhiri dengan prosesi penyerahan cendera mata secara simbolis dari Ketua Program Studi Administrasi Publik FISIP UPRI kepada pimpinan Program Studi Administrasi Publik FISIP Unhas, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Melalui pertemuan ini, kedua institusi menegaskan komitmen bersama untuk saling mendukung serta mempererat kolaborasi strategis dalam pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di masa mendatang.