SARJANA BAHASA MANDARIN DAN KEBUDAYAAN TIONGKOK

SEJARAH

Prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok berdiri 3 Mei 2018 berdasarkan SK 1906/UN4.1/KEP/2018. Pada tanggal 28 Oktober 2010 Universitas Hasanuddin dan Nanchang University of China menandatangani MoU dan kemudian ditindaklanjuti oleh Fakultas Ilmu Budaya menjalin kerja sama, dengan Republik Rakyat China (RRC) melalui pembentukan Pusat Bahasa Mandarin (PBM) atau Confucius Institute yang ditopang dengan pembiayaan dan penyediaan SDM dosen dan guru-guru Bahasa Mandarin yang sangat memadai oleh Kantor Pusat Confucius Institute (HANBAN) RRC. Kerja sama (MoU) antara Unhas dan Nanchang University-HANBAN RRC untuk pendirian PBM di Unhas diimplementasikan dalam wujud nyata berdirinya PBM Unhas pada tanggal 22 Februari 2011.

Perkembangan PBM UNHAS betul-betul sangat pesat, dimana sejumlah kegiatan nyata yang telah dilakukan seperti : kursus bahasa Mandarin baik di kantor PBM di jalan Sunu Kota Makassar, maupun di kampus Unhas Tamalanrea yang jumlah pesertanya semakin meningkat ; pelatihan guru-guru bahasa Mandarin untuk pengajar sekolah-sekolah di Makassar, lomba pidato bahasa Mandarin, pelaksanaan ujian HSK, dan lain-lain. Selain itu pihak HANBAN juga menyediakan sejumlah besar beasiswa untuk program Summer Camp, pengiriman mahasiswa untuk belajar di RRC untuk jangka waktu 6 bulan, 1 tahun, dan 2 tahun untuk program Master. Dari kenyataan inilah Fakultas Ilmu Budaya menindaklanjuti perkembangan yang baik ini untuk segera membuka Program Studi Sarjana (S1) Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok pada tahun 2018. Hal ini mendapat dukungan yang sangat baik dari pemerintah RRC melalui kerja sama dengan Nanchang University dan HANBAN.

Selain memfasilitasi FIB Unhas untuk melakukan kunjungan akademik ke RRC dalam rangka persiapan pembukaan program studi tersebut, saat itu juga sekitar 20 orang alumni S-1 FIB sedang belajar Program Magister dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya China di RRC dengan biaya dari pemerintah RRC.

Sejak pembukaan Program Studi Sarjana (S1) Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, pada tahun 2018 telah menerima mahasiswa pertama sebanyak 3 orang yang kemudian mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya, dan memiliki lulusan pertama pada Februari tahun 2022. Pada tanggal 17 Februari 2021 PS-BMKT memperoleh akreditasi Baik yang berlaku sampai tanggal 17 Februari 2026, dengan nomor SK: 919/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2021.

Selain itu, sebagai bentuk implementasi kerjasama yang dilakukan oleh Universitas Hasanuddin dan Nanchang University, dijalankan program 2+2 Joint Degree pada tahun 2022 untuk mahasiswa angkatan tahun 2020 sebanyak 19 orang mahasiswa, yang akhirnya berangkat ke Nanchang University pada Maret tahun 2023 karena kondisi pandemi. PS-BMKT juga menerima bantuan dosen Asing dari China setiap tahun sejak tahun 2019 melalui kerjasama dengan HANBAN. Dosen Asing tersebut ikut berpartisipasi dalam proses pengajaran kepada mahasiswa.