Bahasa Tanpa Batas: Unhas Ajak Penyandang Disabilitas Netra Belajar Mandarin
Administrator · 11 Sep 2025
Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin melaksanakan prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama yang dirangkaikan dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Sekolah Luar Biasa (A) YAPTI Makassar. Kegiatan ini mengusung tema “Bahasa Tanpa Batas: Pembelajaran Mandarin Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Netra”.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni FIB Unhas, Dr. Wahyuddin, M.Hum., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok dalam menghadirkan pembelajaran yang inklusif dan bermakna bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga wujud nyata kepedulian akademik terhadap akses pendidikan yang setara bagi semua kalangan,” ujar Dr. Wahyuddin dalam sambutannya.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ibu Sukma, S.S., M.TCSOL., dosen Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, yang menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas netra untuk mengenal dan mempelajari bahasa Mandarin.
“Kami ingin menunjukkan bahwa bahasa tidak mengenal batas. Dengan pendekatan pembelajaran yang inklusif dan adaptif, teman-teman disabilitas pun dapat belajar bahasa Mandarin dan menjadikannya bekal untuk meraih impian mereka di masa depan,” ungkap Ibu Sukma.
Dalam sesi pengabdian, para dosen dan mahasiswa Prodi Bahasa Mandarin Unhas memperkenalkan huruf-huruf dasar Mandarin, pelafalan (pinyin), serta kosakata sederhana dengan metode berbasis audio dan taktil yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik tunanetra. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, dengan antusiasme tinggi dari siswa-siswi SLB-A YAPTI yang tampak bersemangat mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Selain pengajaran bahasa, kegiatan ini juga mencakup penandatanganan nota kesepahaman antara Prodi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok FIB Unhas dengan pihak SLB-A YAPTI Makassar, sebagai langkah awal dalam menjalin kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan dan pengembangan program inklusi bahasa.
Melalui kegiatan ini, Unhas menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk turut membuka akses pembelajaran bagi penyandang disabilitas, sehingga semangat “Bahasa Tanpa Batas” benar-benar dapat terwujud dalam kehidupan nyata.