Dosen Prodi Bahasa Mandarin Ikuti Seminar “Gen Z di Ruang Kuliah” untuk Tingkatkan Kualitas Pengajaran
Administrator · 05 Dec 2025
Makassar, 4 Desember 2025 — Direktorat Pendidikan Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan Refresher Seminar bertajuk “Gen Z di Ruang Kuliah: Menghadapi dan Menginspirasi Generasi Digital” sebagai upaya meningkatkan kapasitas tenaga pendidik di lingkungan Unhas. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Prof. dr. Amiruddin, Fakultas Kedokteran Unhas ini diikuti oleh dosen dari berbagai program studi, termasuk para dosen Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok.
Seminar menghadirkan narasumber Dr. Aisyah Dahlan, CMHt., CM.NLP., CI., seorang konsultan dan praktisi neurosains yang dikenal luas melalui pendekatan berbasis psikologi terapan. Dalam paparannya, ia menjelaskan karakteristik Generasi Z yang tumbuh di tengah pesatnya digitalisasi, sehingga memiliki pola pikir, cara belajar, dan gaya interaksi berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Gen Z cenderung cepat menyerap informasi, menyukai visual, dan memiliki sensitivitas emosional lebih tinggi—fakta yang menurutnya perlu dipahami pendidik untuk menata strategi pembelajaran yang efektif.
Dr. Aisyah juga memperkenalkan konsep manusia sebagai satu kesatuan pikiran, tubuh, dan jiwa. Melalui analogi “hardware dan software,” ia menggambarkan bagaimana memori, emosi, dan kondisi psikologis mahasiswa berpengaruh pada cara mereka menerima instruksi dan merespons situasi di kelas. Pemahaman ini mengajak para dosen untuk lebih empatik dan bijaksana, karena tidak semua perilaku mahasiswa dapat langsung dimaknai sebagai ketidaksopanan atau kurangnya komitmen.
Selain itu, seminar turut mengulas perbedaan cara kerja otak kanan dan kiri pada laki-laki dan perempuan, yang berdampak pada gaya belajar dan cara mahasiswa memproses informasi. Insight tersebut menjadi bekal penting bagi para pendidik, termasuk dosen Prodi Bahasa Mandarin, untuk menyesuaikan metode pengajaran agar lebih humanis, adaptif, dan selaras dengan tuntutan era digital.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, dosen Prodi Bahasa Mandarin memperoleh wawasan praktis mulai dari memahami karakter Gen Z hingga mengembangkan pola komunikasi yang lebih efektif. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran di kelas, sekaligus menciptakan ruang kuliah yang lebih inspiratif, inklusif, dan relevan bagi mahasiswa generasi digital.
