SARJANA SASTRA BUGIS MAKASSAR
Departemen Sastra Daerah FIB Unhas Laksanakan Benchmarking dan Pengabdian kepada Masyarakat di UKM Malaysia
Administrator · 26 Agustus 2026

Departemen Sastra Daerah FIB Unhas Laksanakan Benchmarking dan Pengabdian kepada Masyarakat di UKM Malaysia

Bangi, Malaysia — Departemen Sastra Daerah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan Benchmarking dan Pengabdian kepada Masyarakat di Pusat Kajian Bahasa, Kesusastraan, dan Kebudayaan Melayu (PPBKKM), Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan ini mengusung tema “Tradisi Lisan Sulawesi Selatan sebagai Jembatan Diplomasi Budaya.”

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Departemen Sastra Daerah FIB Unhas dalam memperkuat kerja sama akademik internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi lisan Sulawesi Selatan kepada masyarakat akademik di tingkat global. Melalui kegiatan benchmarking, kedua institusi saling berbagi pengalaman, gagasan, serta praktik terbaik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang bahasa, sastra, dan kebudayaan.

Dalam sesi pengabdian kepada masyarakat, Departemen Sastra Daerah FIB Unhas memperkenalkan berbagai bentuk tradisi lisan Sulawesi Selatan sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan identitas yang kuat. Tradisi lisan tidak hanya dipandang sebagai bentuk ekspresi budaya masyarakat, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai, pengetahuan lokal, serta kearifan yang relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan modern.


“Tradisi lisan bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan dan identitas yang dapat menjadi jembatan untuk membangun komunikasi dan pemahaman lintas budaya. Melalui kegiatan ini, kami berharap tradisi lisan Sulawesi Selatan dapat semakin dikenal serta memberikan kontribusi dalam memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia,” ujarnya.

Pihak PPBKKM FSSK UKM menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Kerja sama ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat hubungan akademik antara kedua institusi serta membuka ruang yang lebih luas bagi kajian bahasa, kesusastraan, dan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.

Melalui kegiatan benchmarking dan pengabdian kepada masyarakat ini, Departemen Sastra Daerah FIB Unhas menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pelestarian dan pemajuan kebudayaan lokal melalui kerja sama internasional. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta diplomasi budaya.

Tradisi lisan Sulawesi Selatan pun diharapkan tidak hanya tetap hidup di tengah masyarakat pendukungnya, tetapi juga mampu melampaui batas geografis dan menjadi jembatan dialog budaya antara Indonesia dan dunia.