SARJANA SASTRA BUGIS MAKASSAR
Prof. Nurhayati Rahman Jadi Narasumber Penelitian Alih Wahana I La Galigo Berbasis Multimedia Interaktif
Administrator · 18 Juli 2026

Prof. Nurhayati Rahman Jadi Narasumber Penelitian Alih Wahana I La Galigo Berbasis Multimedia Interaktif

Prof. Nurhayati Rahman Jadi Narasumber Penelitian Alih Wahana I La Galigo Berbasis Multimedia Interaktif

Makassar – Guru Besar Departemen Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Nurhayati Rahman, M.S., menjadi narasumber dalam kegiatan penelitian bertajuk Alih Wahana "I La Galigo" ke Dalam Format Multimedia Interaktif Berbasis Analisis PEST sebagai Inovasi Media Edukasi Penguatan Karakter Bangsa. Kegiatan tersebut berlangsung di Departemen Sastra Daerah FIB Universitas Hasanuddin, Sabtu (18/7/2026).

Penelitian ini dilaksanakan oleh tim yang dipimpin Dr. Agustina Kusuma Dewi, S.Sos., M.Ds. dari Kelompok Riset Jelajah Alih Wahana, Bandung, sebagai bagian dari upaya mengembangkan media pembelajaran inovatif yang mengadaptasi karya sastra klasik I La Galigo ke dalam format multimedia interaktif.

Dalam sesi diskusi, Prof. Nurhayati Rahman memaparkan berbagai perspektif mengenai nilai budaya, struktur naratif, serta filosofi yang terkandung dalam I La Galigo. Ia menekankan bahwa proses alih wahana tidak hanya berorientasi pada perubahan bentuk media, tetapi juga harus mampu mempertahankan makna, nilai, dan kearifan lokal yang menjadi ruh karya tersebut.

"I La Galigo merupakan warisan budaya yang menyimpan nilai-nilai kemanusiaan, kepemimpinan, dan etika sosial yang tetap relevan hingga saat ini. Karena itu, proses transformasinya ke media digital perlu dilakukan secara cermat agar substansi budayanya tetap terjaga," jelas Prof. Nurhayati.

Tim peneliti turut mendiskusikan penerapan pendekatan PEST (Political, Economic, Social, and Technological Analysis) sebagai kerangka analisis dalam pengembangan multimedia interaktif. Pendekatan tersebut digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor eksternal yang memengaruhi desain media edukasi sehingga produk yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pembelajaran di era digital.

Ketua tim peneliti, Dr. Agustina Kusuma Dewi, menyampaikan bahwa masukan dari Prof. Nurhayati Rahman menjadi referensi penting dalam memperkuat akurasi akademik sekaligus memastikan representasi budaya Bugis tetap autentik dalam proses adaptasi I La Galigo ke media digital.

Melalui kolaborasi ini, tim peneliti berharap multimedia interaktif yang dikembangkan tidak hanya menjadi inovasi dalam pembelajaran sastra dan budaya, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai karakter bangsa kepada generasi muda.

Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas peran Departemen Sastra Daerah FIB Universitas Hasanuddin sebagai pusat kajian sastra dan budaya lokal yang aktif mendukung kolaborasi penelitian lintas disiplin. Sinergi antara akademisi, peneliti, dan pengembang media diharapkan dapat memperluas pemanfaatan warisan budaya Nusantara melalui pendekatan teknologi yang inovatif tanpa menghilangkan nilai-nilai autentiknya.