SARJANA TERAPAN AGRIBISNIS PETERNAKAN
Prodi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi UNHAS Bekali Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin dengan Teknologi Budidaya Ayam Petelur dan Pengolahan Limbah Bernilai Ekonomi
Admin Agribisnis Peternakan · 28 Juni 2026

Prodi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi UNHAS Bekali Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin dengan Teknologi Budidaya Ayam Petelur dan Pengolahan Limbah Bernilai Ekonomi

Makassar, 28 Juni 2026 – Program Studi Agribisnis Peternakan, Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Optimalisasi Usaha Ayam Petelur melalui Manajemen Pemeliharaan yang Baik dan Pengembangan Produk Olahan Bernilai Ekonomi" di Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin, Minggu (28/6). Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan.

Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin memiliki komitmen untuk mengembangkan unit usaha produktif sebagai salah satu sumber pendanaan dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan santri. Salah satu usaha yang mulai dikembangkan adalah budidaya ayam petelur. Namun, agar usaha tersebut mampu memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan, diperlukan peningkatan pengetahuan mengenai teknik pemeliharaan yang tepat serta pemanfaatan hasil samping peternakan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian dari Program Studi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi UNHAS,yaitu Dosen Aprisal Nur, S.Pt., M.Si,. Dr. Ir. Agustina Abdullah, S.Pt., M.Si., IPM, ASEAN Eng.,. Dr. Ir. Kasmiyati Kasim, S.Pt., M.Si, Mutmainnah, S.Pt., M.Sc, Mirnatul Qinayah, S.Pt., M.Si, Sri Wira Utami, S.Pt., M.Si, Agung Gumelar, S.Pt., M.Si dan  Nana Saweripane, S.E  menghadirkan dua materi utama yang saling melengkapi, yaitu peningkatan produktivitas ayam petelur melalui manajemen pemeliharaan yang baik serta pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk organik.

Materi pertama disampaikan oleh Aprisal Nur, S.Pt., M.Si. mengenai Optimalisasi Usaha Ayam Petelur melalui Manajemen Pemeliharaan. Dalam pemaparannya, Aprisal menekankan bahwa produktivitas ayam petelur sangat dipengaruhi oleh penerapan manajemen pemeliharaan yang benar, terutama dalam pengelolaan pakan, sanitasi kandang, biosekuriti, serta pengendalian kesehatan ternak.

Menurut Aprisal, pemahaman mengenai kebutuhan nutrisi ayam pada setiap fase produksi menjadi kunci utama dalam meningkatkan jumlah dan kualitas telur. Kesalahan dalam pemberian pakan sering kali menjadi penyebab rendahnya produktivitas serta tingginya biaya produksi.

"Manajemen pemeliharaan yang baik bukan hanya meningkatkan produksi telur, tetapi juga mampu menekan angka kematian ternak, mengurangi pemborosan pakan, dan meningkatkan efisiensi usaha. Pengetahuan ini menjadi bekal penting bagi masyarakat agar usaha ayam petelur dapat berkembang secara berkelanjutan," jelas Aprisal.

Materi kedua disampaikan oleh Agung Gumelar, S.Pt., M.Si., yang memberikan pelatihan mengenai pengembangan produk bernilai ekonomi melalui praktik pembuatan pupuk kompos dari feses ayam petelur. Pada sesi ini peserta diajak mempraktikkan secara langsung proses pengolahan limbah peternakan menjadi pupuk organik yang siap dimanfaatkan maupun dipasarkan.

Menurut Agung, limbah peternakan memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola dengan baik. Selama ini feses ayam sering dianggap sebagai limbah yang menimbulkan bau dan mencemari lingkungan, padahal melalui teknologi sederhana limbah tersebut dapat diubah menjadi pupuk organik berkualitas.

"Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa limbah peternakan bukanlah beban, melainkan aset ekonomi. Dengan mengolah feses ayam menjadi pupuk kompos, masyarakat memperoleh dua manfaat sekaligus, yaitu lingkungan yang lebih bersih dan tambahan sumber pendapatan," ungkap Agung.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta praktik lapangan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai formulasi pakan, pengendalian penyakit ayam petelur, teknik fermentasi kompos, hingga peluang pemasaran pupuk organik.

Melalui kegiatan ini, Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin memperoleh bekal pengetahuan untuk mengembangkan usaha ayam petelur secara lebih profesional. Penerapan manajemen pemeliharaan yang baik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas telur sehingga hasil usaha dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan dalam mendukung operasional pondok dan berbagai kegiatan pendidikan bagi para santri.

Di sisi lain, kemampuan mengolah feses ayam menjadi pupuk organik memberikan nilai tambah yang signifikan. Limbah yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini dapat diolah menjadi produk bernilai jual, mengurangi pencemaran lingkungan, sekaligus dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian maupun penghijauan di lingkungan pondok. Pendekatan ini menciptakan sistem usaha yang lebih efisien karena hampir seluruh hasil dari usaha peternakan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis Peternakan yang turut terlibat, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran nyata dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun kolaborasi dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa memperkuat proses transfer teknologi dan memberikan pengalaman lapangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Program Studi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peningkatan produktivitas usaha ayam petelur yang dipadukan dengan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi diharapkan mampu menciptakan unit usaha yang produktif, mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sehingga keberadaan usaha peternakan di Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin dapat menjadi salah satu penopang kemandirian ekonomi lembaga sekaligus media pembelajaran kewirausahaan bagi para santri. Rangkaian kegiatan pengabdian ini ditutup dengan syukuran memperingati 5 tahun terbentuknya Program Studi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin. Suasana penuh kebersamaan terlihat saat dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan program studi sejak berdiri hingga memasuki usia ke-5 tahun. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dosen, mahasiswa, pengelola pondok, dan para santri Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amin.

Kegiatan sederhana namun penuh makna tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara sivitas akademika Program Studi Agribisnis Peternakan dengan masyarakat dan santri. Melalui peringatan aniversari ini, Program Studi Agribisnis Peternakan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan vokasi, penelitian terapan, dan pengabdian yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.