SARJANA TERAPAN AGRIBISNIS PETERNAKAN
Mahasiswa Agribisnis Peternakan Mengikuti Praktikum Pengemasan dan Labeling di PLUT Sulawesi Selatan
Admin Agribisnis Peternakan · 15 Juni 2026

Mahasiswa Agribisnis Peternakan Mengikuti Praktikum Pengemasan dan Labeling di PLUT Sulawesi Selatan

Makassar, 15 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Peternakan melaksanakan kegiatan praktikum pengemasan (packaging) dan labeling produk di PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa mengenai teknik pengemasan produk yang baik, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh materi mengenai pentingnya kemasan sebagai salah satu faktor yang menentukan nilai jual suatu produk. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk dari kerusakan selama proses penyimpanan dan distribusi, tetapi juga menjadi media promosi yang mampu menarik perhatian konsumen. Oleh karena itu, pemilihan jenis kemasan harus disesuaikan dengan karakteristik produk agar kualitasnya tetap terjaga.
Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan berbagai macam jenis kemasan yang umum digunakan pada produk pangan maupun hasil peternakan, seperti kemasan plastik vakum, standing pouch, botol, cup, serta berbagai jenis kemasan berbahan ramah lingkungan. Mahasiswa juga mempelajari kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis kemasan, sehingga dapat menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan produk yang akan dipasarkan.

Selain mempelajari teori, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pengemasan menggunakan berbagai peralatan yang tersedia di PLUT Sulawesi Selatan. Instruktur menjelaskan langkah-langkah penggunaan alat pengemas dengan benar, mulai dari persiapan produk, pengaturan suhu dan tekanan pada mesin, hingga teknik penyegelan (sealing) agar kemasan tertutup rapat dan aman. Kegiatan praktik ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengoperasikan peralatan pengemasan yang banyak digunakan oleh pelaku usaha.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai penyusunan label produk yang informatif dan menarik. Materi yang disampaikan meliputi unsur-unsur penting dalam label, seperti nama produk, komposisi, berat bersih, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, informasi produsen, hingga desain visual yang mampu meningkatkan daya tarik konsumen. Dengan memahami konsep labeling, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan produk yang memiliki identitas yang jelas serta memenuhi ketentuan pemasaran.

Kegiatan praktikum berlangsung secara interaktif melalui diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi serta aktif mengajukan pertanyaan terkait teknik pengemasan yang efektif dan strategi meningkatkan nilai tambah produk melalui desain kemasan yang inovatif.

Melalui praktikum ini, mahasiswa Program Studi Agribisnis Peternakan memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya pengemasan dan labeling dalam pengembangan usaha agribisnis. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam menciptakan produk peternakan yang memiliki daya saing tinggi, bernilai ekonomis, serta siap bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Program Studi Agribisnis Peternakan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai instansi dan mitra industri. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga mampu menjadi lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di bidang agribisnis peternakan.