SARJANA TERAPAN KOMUNIKASI DIGITAL
Sejarah Pendirian Program Studi Sarjana Terapan Komunikasi Digital

Sejarah Pendirian Program Studi Sarjana Terapan Komunikasi Digital

Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin
Pendirian Program Studi Sarjana Terapan Komunikasi Digital dilandasi oleh kebutuhan strategis terhadap pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi aplikatif di bidang komunikasi digital, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta transformasi ekosistem industri berbasis digital.

Secara kelembagaan, pendidikan Ilmu Komunikasi telah berkembang dan terselenggara dengan baik melalui program studi yang berorientasi akademik. Namun demikian, terdapat kesenjangan antara capaian pembelajaran lulusan yang berbasis teoretis dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang menuntut penguasaan keterampilan teknis dan praktis dalam bidang komunikasi digital. Kesenjangan ini mencakup kemampuan dalam produksi konten digital, pengelolaan media sosial, analisis data komunikasi berbasis digital, serta perancangan strategi komunikasi berbasis platform digital.

Perkembangan industri kreatif dan ekonomi digital yang semakin pesat menuntut kehadiran lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan konseptual, tetapi juga siap kerja (job-ready) dengan kompetensi teknis yang relevan. Oleh karena itu, diperlukan suatu program pendidikan yang mampu menjembatani kebutuhan tersebut melalui pendekatan pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada praktik industri.

Program Studi Sarjana Terapan Komunikasi Digital didirikan sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, dengan mengusung kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Proses pembelajaran dirancang berbasis praktik dan proyek (project-based learning), yang didukung oleh penggunaan teknologi terkini serta pendekatan pembelajaran berbasis industri.

Sebagai bentuk implementasi link and match dengan dunia industri, program studi ini mengembangkan kerja sama strategis dengan berbagai mitra industri melalui penyelenggaraan program magang, sertifikasi kompetensi, serta pelibatan praktisi sebagai dosen pengajar. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.

Dengan karakteristik tersebut, Program Studi Sarjana Terapan Komunikasi Digital diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan profesional di bidang komunikasi digital, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. Pendirian program studi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya institusi dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan transformasi digital di Indonesia.