Kolaborasi Internasional Meneliti Endapan Tsunami di Palu dan Majene
Universitas Hasanuddin (Indonesia) bekerja sama dengan mitra internasional dan nasional melakukan penelitian bersama mengenai endapan tsunami di Sulawesi pada 5–17 Agustus 2025. Penelitian ini melibatkan tim multidisiplin yang terdiri dari Saaduddin, M.Sc. (Universitas Hasanuddin), Dr. Abang Mansyursyah Surya Nugraha dan Dr. Ignatius Ryan Pranantyo (Earth Observatory of Singapore, Singapura), Dr. Jędrzej Majewski (Adam Mickiewicz University, Polandia), Prof. Nazli Ismail (Universitas Syiah Kuala, Indonesia), dan Tomi Ilham, M.Sc. (Universitas Samudera, Indonesia).
Survei lapangan dilakukan di Palu dan Majene, dengan fokus pada endapan yang ditinggalkan oleh dua peristiwa besar: tsunami Palu 2018 dan tsunami Majene 1969. Tim menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (GPR) dan teknik pengeboran inti (coring) untuk menyelidiki struktur bawah permukaan serta mengumpulkan sampel sedimen untuk analisis lebih lanjut.
Penelitian kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga mengenai mekanisme pembentukan endapan tsunami serta berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi bahaya di masa depan. Temuan penelitian ini akan menjadi referensi penting dalam pengembangan strategi pengurangan risiko bencana di wilayah pesisir Sulawesi dan daerah rawan tsunami lainnya di Indonesia.