Universitas Hasanuddin Perkenalkan “Monopoli Literasi Bencana” untuk Siswa SMA di Barru
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin menyelenggarakan program interaktif bertajuk Monopoli Literasi Bencana pada Kamis, 3 Juli 2025, di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru. Inisiatif ini menyasar siswa SMA sebagai perwakilan Generasi Z dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang bencana melalui metode yang menarik dan partisipatif.
Program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Universitas Hasanuddin, hasil kolaborasi antara Departemen Teknik Geologi dan Departemen Geofisika, di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNHAS.
Kegiatan ini disambut oleh Kepala BPBD Barru, H. Umar Sinampe, S.KM., M.Kes., yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi bencana. Ia menyoroti kondisi geomorfologi kompleks di Barru—wilayah pegunungan di timur yang rawan longsor, serta dataran rendah pesisir Selat Makassar yang rentan banjir dan abrasi pantai.
Acara dimulai dengan pemaparan dari Saaduddin yang menjelaskan klasifikasi bencana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, meliputi bencana alam, non-alam, dan sosial. Puncak kegiatan adalah permainan Monopoli Literasi Bencana, sebuah media edukasi yang dirancang menyerupai permainan Monopoli klasik, namun dimodifikasi dengan konten kebencanaan untuk menumbuhkan kesadaran secara menyenangkan, kontekstual, dan interaktif.