GEOFISIKA S1
Mahasiswa Geofisika Unhas Tampilkan Inovasi WebGIS–GeoAI di ACRS 2025 Makassar
Administrator · 30 Oktober 2025

Mahasiswa Geofisika Unhas Tampilkan Inovasi WebGIS–GeoAI di ACRS 2025 Makassar

Makassar, 30 Oktober 2025 – Mahasiswa Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan kiprah mereka di kancah internasional. Tiga mahasiswa Geofisika, yakni Canny Maharani, Muh. Faqih Raihan, dan Herfiadi Reski Alviansyah, turut berpartisipasi dalam Website Competition (WEBCON) pada ajang bergengsi The 46th Asian Conference on Remote Sensing (ACRS 2025) yang digelar di Makassar, Indonesia, pada 27–31 Oktober 2025.

Dengan bimbingan Dr. Samsu Arif, M.Si., ketiganya menampilkan karya berjudul “WebGIS-Based GeoAI Application for Agricultural Land Governance in Barru Regency, South Sulawesi, Indonesia.” Karya ini menggabungkan teknologi WebGIS (Web-based Geographic Information System) dengan GeoAI (Geospatial Artificial Intelligence) untuk mendukung tata kelola lahan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Melalui platform berbasis web yang dikembangkan, sistem ini mampu menampilkan peta digital interaktif yang menyajikan informasi spasial lahan pertanian secara real-time. Integrasi kecerdasan buatan memungkinkan sistem melakukan analisis spasial otomatis untuk membantu pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan lahan dan ketahanan pangan.

Tentang ACRS 2025

Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) merupakan konferensi ilmiah tahunan yang diselenggarakan oleh Asian Association on Remote Sensing (AARS) dan di Indonesia diorganisir oleh MAPIN (Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia). ACRS menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan dari seluruh Asia untuk berdiskusi mengenai perkembangan terkini dalam bidang penginderaan jauh, sistem informasi geografis (SIG), data geospasial, dan teknologi satelit.

Tahun 2025 menjadi momentum istimewa karena Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ACRS ke-46, yang berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Konferensi ini tidak hanya menghadirkan sesi presentasi ilmiah dan pameran teknologi (exhibition), tetapi juga berbagai kegiatan kolaboratif seperti student competition, workshop, dan networking event untuk memperkuat kolaborasi riset antarnegara.

Kiprah Mahasiswa Unhas

Dalam kompetisi WEBCON, tim Geofisika Unhas menampilkan inovasi teknologi geospasial yang tidak hanya menonjol dari sisi visual dan desain, tetapi juga menawarkan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian di Sulawesi Selatan. Partisipasi ini mencerminkan semangat mahasiswa Unhas untuk berperan aktif dalam pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk kepentingan masyarakat.

“Kami ingin memperkenalkan potensi mahasiswa Geofisika Unhas di bidang teknologi digital dan geospasial, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi lokal bisa memiliki relevansi global,” ungkap Canny Maharani, ketua tim, saat diwawancarai setelah sesi presentasi.

Partisipasi tim ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Hasanuddin karena menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam berkompetisi di ajang internasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai universitas terkemuka di Asia.