GEOFISIKA S1
Pelatihan GIS Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar
Administrator · 24 November 2025

Pelatihan GIS Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar

Makassar, 24–27 November 2025 – Departemen Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar kegiatan pelatihan Geographic Information System (GIS) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 November 2025, dan diikuti oleh peserta dari berbagai bidang yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya bersama untuk meningkatkan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi geospasial, khususnya dalam mendukung pekerjaan teknis di instansi pemerintah.

Pelatihan dilaksanakan di Kota Makassar dengan fokus utama pada penguatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah serta menganalisis data spasial. Pada hari-hari awal, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar GIS, termasuk bagaimana sistem ini bekerja dan apa saja komponen yang terlibat di dalamnya. Setelah itu, materi berlanjut ke tahap yang lebih praktis, seperti pengolahan data, pembuatan peta digital, hingga analisis wilayah berbasis data spasial. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini dibuat bertahap agar peserta dapat mengikuti setiap materi dengan baik, bahkan bagi yang masih baru mengenal GIS.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan perangkat lunak GIS. Mereka diajak untuk mengolah data nyata yang berkaitan dengan kondisi lingkungan di Kota Makassar. Dengan cara ini, peserta bisa lebih memahami bagaimana data spasial digunakan dalam situasi sebenarnya, mulai dari pemetaan kondisi wilayah hingga analisis perubahan lingkungan yang terjadi dari waktu ke waktu.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelatihan ini adalah bagaimana GIS dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan. Peserta diberikan contoh kasus yang sering dihadapi di lapangan, seperti pemantauan kualitas lingkungan, pengelolaan wilayah rawan pencemaran, serta identifikasi perubahan penggunaan lahan. Melalui latihan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana data spasial dapat membantu memberikan gambaran yang lebih jelas dan terukur dalam menentukan langkah yang akan diambil.

Kolaborasi antara Departemen Geofisika FMIPA Unhas dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Kerja sama ini menunjukkan bahwa ilmu yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan di lapangan. Di sisi lain, pihak instansi pemerintah juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi yang semakin dibutuhkan saat ini.

Selain sesi pelatihan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara pemateri dan peserta. Dalam sesi ini, peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi dalam pekerjaan sehari-hari. Permasalahan tersebut kemudian dibahas bersama untuk mencari solusi yang dapat diterapkan dengan bantuan teknologi GIS. Suasana diskusi yang terbuka membuat kegiatan ini tidak hanya bersifat satu arah, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama.

Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat lebih percaya diri dalam menggunakan GIS sebagai alat bantu dalam pekerjaan mereka. Tidak hanya sekadar memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam berbagai kebutuhan, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan di Kota Makassar.

Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga memperkuat hubungan antara dunia akademik dan instansi pemerintah. Dengan adanya kerja sama yang baik, upaya pengelolaan lingkungan dapat dilakukan secara lebih efektif, berbasis data, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.