Program Studi Sarjana Geofisika UNHAS Jalani Reakreditasi Internasional ASIIN
Makassar, 6 – 7 Mei 2026 – Program Studi Sarjana Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Hasanuddin (UNHAS), menjalani proses reakreditasi internasional dari ASIIN secara luring di Kampus Universitas Hasanuddin.
Visitasi ini dilakukan oleh tim asesor yang terdiri atas Timur Schmidt (ASIIN Representative), Prof. Dr. Bülent Tezkan (University of Cologne), Prof. Dr. Stefan Roth (RWTH Aachen University), Prof. Dr. Hilda Assiyatun (Institut Teknologi Bandung), Dr. Arie Wahyu Wijayanto sebagai perwakilan industri dari Badan Pusat Statistik, serta Aifa Maladina Ulya (Universitas Negeri Yogyakarta) sebagai perwakilan mahasiswa.
Kegiatan pembukaan dan penutupan visitasi dilaksanakan di Unhas Hotel and Convention dan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Jamaluddin Jompa.
Pada hari pertama, tim asesor melakukan konfirmasi dokumen bersama tim koordinator dan meninjau fasilitas pendukung pembelajaran. Pada hari kedua, asesor melaksanakan sesi wawancara dengan mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan dosen untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai implementasi kurikulum dan capaian pembelajaran lulusan.
Dalam kunjungan fasilitas, tim asesor mengunjungi Laboratorium Hidrometeorologi dan Laboratorium Geofisika Padat. Di Laboratorium Hidrometeorologi, Kepala Laboratorium Prof. Halmar Halide menjelaskan perkembangan penelitian mahasiswa sarjana yang telah menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi Q1.
Sementara itu, di Laboratorium Geofisika Padat, Sabrianto Aswad, M.T. memaparkan kelengkapan peralatan survei geofisika yang dimiliki program studi, seperti Electrical Resistivity Tomography (ERT), Ground Penetrating Radar (GPR), Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW), seismik refraksi, seismometer, Global Navigation Satellite System (GNSS), dan magnetometer.
Ketua Task Force Reakreditasi ASIIN, Dr. Eng. Muh. Alimuddin Hamzah, menyampaikan harapannya agar hasil visitasi ini memberikan capaian terbaik bagi Program Studi Sarjana Geofisika.
“Kami berharap proses evaluasi ini semakin memperkuat pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan Geofisika UNHAS, sehingga lulusan kami mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi Sarjana Geofisika, Dr. Erfan Syamsuddin, menyatakan bahwa visitasi ASIIN menjadi momentum penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, termasuk pembaruan kurikulum dan penyesuaian mata kuliah agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, salah satu rekomendasi utama dari proses evaluasi ini adalah pentingnya memperbarui struktur kurikulum secara berkala agar selaras dengan standar internasional dan tantangan global di bidang geofisika.
Melalui proses reakreditasi ini, Program Studi Sarjana Geofisika UNHAS berharap dapat mempertahankan pengakuan internasional ASIIN serta memperkuat posisinya sebagai program studi geofisika unggulan yang berdaya saing global.