MAGISTER ADMINISTRASI PUBLIK
International Colloquium on Policy and Governance: Langkah Strategis FISIP Unhas dan FSPP UiTM Perkuat Kemitraan Global
Ahmad · 7 Juni 2026

International Colloquium on Policy and Governance: Langkah Strategis FISIP Unhas dan FSPP UiTM Perkuat Kemitraan Global

Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) FISIP Universitas Hasanuddin bersama dengan Faculty of Administrative Science and Policy Studies (FSPP) Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia telah sukses menyelenggarakan International Colloquium on Policy and Governance yang dilaksanakan di Kampus UiTM Shah Alam, Malaysia, pada 4 Juni 2026. Acara yang berlangsung secara intensif mulai pukul 09.00 hingga 15.00 waktu setempat ini menjadi sarana penting untuk mempertemukan gagasan akademis dari kedua negara. Dalam kesempatan tersebut, Andi Rahmat Hidayat yang merupakan Kandidat Doktor dari Wageningen University & Research sekaligus perwakilan dosen Unhas, memaparkan riset mendalam mengenai tantangan dan peluang desentralisasi serta tata kelola lahan masyarakat adat dalam pembuatan kebijakan lokal.

Kontribusi akademik juga datang dari delegasi mahasiswa MAP Unhas, di mana Nailah Zayyan dan Erick Fathur Rachman mempresentasikan analisis mengenai efektivitas aplikasi Solata’ Boss pada kantor pelayanan terpadu satu pintu di Kota Makassar. Selain itu, Widi Alviana dan Anantasya Putri turut memaparkan hasil penelitian mereka mengenai pengembangan ekonomi komunitas melalui Koperasi Tani di Desa Mokupa. Sesi presentasi ini semakin diperkuat dengan kehadiran dua akademisi senior dari FSPP UiTM, Prof. Yarina Ahmad dan Dr. Mahadir, yang memberikan perspektif luas mengenai isu-isu kebijakan dan tata kelola di tingkat internasional.

Setelah sesi presentasi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan agenda pembicaraan strategis mengenai penguatan kemitraan antara FISIP Unhas dan FSPP UiTM di masa depan. Fokus utama dalam diskusi tersebut adalah komitmen untuk memperkuat riset kolaborasi antar-dosen dari kedua belah pihak. Selain itu, kedua institusi juga menyepakati rencana implementasi program pertukaran mahasiswa secara aktif, yang akan mencakup mahasiswa pada jenjang program sarjana maupun program magister guna memperluas wawasan internasional serta meningkatkan kualitas lulusan kedua universitas.