Belajar Menyatu dengan Alam: Praktikum Survei dan Perekaman Data Arkeologi
Program Studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan Praktikum Mata Kuliah Survei dan Perekaman Data di pinggir danau dengan fokus pada ploting dan tracking GPS menggunakan aplikasi berbasis Android. Praktikum ini diikuti oleh 45 mahasiswa Kelas A dan 46 mahasiswa Kelas B, dengan pendampingan langsung oleh Pak Suryatman, S.S., M.Hum.
Kegiatan ini merupakan simulasi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa arkeologi dalam melakukan survei dan perekaman data lapangan. Dengan bimbingan para dosen pengampu — Dr. Hasanuddin, M.Hum; Suryatman, S.S., M.Hum; Drs. Laode Muhammad Aksa, M.Hum; dan Fahran Reza, S.S., M.Hum — mahasiswa tidak hanya berlatih keterampilan teknis, tetapi juga memahami filosofi field education sebagai inti pembelajaran di Prodi Sarjana Arkeologi FIB Unhas.
“Melalui praktik lapangan seperti ini, mahasiswa belajar menyatu dengan alam, memahami pentingnya akurasi data, sekaligus menumbuhkan kepekaan terhadap konteks budaya dan lingkungan,” ungkap salah satu dosen pendamping. Seorang mahasiswa peserta juga menambahkan, “Simulasi ini membuat kami lebih percaya diri menghadapi tantangan penelitian arkeologi di lapangan.”
Melalui praktik ini, mahasiswa diajak untuk menghayati bahwa pendidikan arkeologi bukan sekadar teori di ruang kelas, melainkan pengalaman langsung di lapangan yang menumbuhkan ketelitian, kepekaan, dan tanggung jawab terhadap data. Dengan demikian, kegiatan praktikum ini menjadi wahana pembelajaran yang aplikatif sekaligus reflektif, memperkuat komitmen Prodi Arkeologi dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.







