Departemen Arkeologi FIB Unhas Gelar Rapat Evaluasi Perkuliahan dan Koordinasi Lintas Prodi
Administrator · 22 Oct 2025
Makassar, 22 Oktober 2025 — Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Rapat Evaluasi Perkuliahan dan Koordinasi yang melibatkan unsur pimpinan program studi, dosen homebase, serta tenaga kependidikan dari lingkup Departemen Arkeologi dan Program Studi Pariwisata. Kegiatan ini berlangsung di ruang Departemen Arkeologi FIB Unhas, pukul 14.00–16.00 WITA.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Departemen Arkeologi, dan dihadiri oleh Ketua Program Studi (KPS) S1 Pariwisata, KPS S2 Arkeologi, dosen homebase dari S1 Arkeologi, S1 Pariwisata, dan S2 Arkeologi, serta Kepala Sekretariat dari kedua program studi. Di sesi awal, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum, menyampaikan pentingnya rapat evaluasi untuk peningkatan kualitas.Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan perkuliahan semester berjalan, mengidentifikasi tantangan akademik, serta menyusun langkah-langkah koordinatif untuk peningkatan mutu pembelajaran.
Dalam sesi evaluasi, masing-masing KPS menyampaikan laporan perkembangan perkuliahan, termasuk capaian pembelajaran, kehadiran mahasiswa, dan efektivitas metode pengajaran. Dosen homebase turut memberikan masukan terkait dinamika kelas, kesiapan materi, serta kebutuhan penguatan kurikulum. Sementara itu, kepala sekretariat menyampaikan laporan administratif dan teknis yang mendukung kelancaran proses akademik.
Diskusi berlangsung konstruktif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain penguatan komunikasi lintas prodi, penjadwalan koordinatif antar dosen, serta pemutakhiran sistem monitoring akademik. Rapat ini juga menjadi ruang reflektif untuk menyelaraskan visi pengembangan program studi berbasis kolaborasi dan integrasi sumber daya.
Kegiatan ditutup dengan penegasan bahwa evaluasi perkuliahan bukan hanya rutinitas akademik, melainkan bagian penting dari manajemen mutu pendidikan tinggi. Koordinasi yang solid antar unsur akademik dan administratif menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan berdampak.