Ketua Departemen Arkeologi Unhas Hadiri Pembukaan Magang Riset BRIN di KSL Bumiayu
Administrator · 01 Apr 2026
Bumiayu, 1 April 2026 – Ketua Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Dr. Yadi Mulyadi, S.S., M.A., menghadiri langsung kegiatan Pembukaan Magang Riset Batch 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN di Kawasan Situs Lembah (KSL) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Acara ini sekaligus dirangkaikan dengan Halal bi Halal dan silaturahmi akademik.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang dimulai pukul 09.00 WIB. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Pusat Riset Arkeometri, Dr. Sofwan Noerwidi, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, Dr. Herry Jogaswara, M.A., kemudian sambutan dari Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi, Dr. Eng. Agus Haryono, serta Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi, Ir. Dadan Moh. Nurjaman, M.T.. Selanjutnya, sambutan dari Direktur Manajemen Talenta, Ibu Ajeng Arum Sari, yang memberikan penekanan pada pentingnya penguatan kapasitas SDM riset. Acara kemudian mencapai puncaknya dengan pembukaan resmi Kepala Badan Penelitian Daerah Kabupaten Brebes yang mewakili Bupati Brebes. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Wakil Kepala BRIN, Prof. Amarulla Octavian, yang menegaskan komitmen BRIN dalam memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional. Setelah itu, kegiatan diteruskan dengan Halal bi Halal, istirahat siang, serta kunjungan ke lokasi ekskavasi yang dipandu oleh panitia.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Departemen Arkeologi juga melakukan monitoring terhadap mahasiswa Arkeologi FIB Unhas yang mengikuti program magang riset BRIN sebanyak lima orang, yaitu:
1. Muhammad Akramullah
2. Ekklesia Karin Parrangan
3. Elyjah Ahmad Cezare
4. Nur Aisyah
5. Silfi Rahmawati
Selain itu, terdapat pula dua alumni Departemen Arkeologi Unhas yang saat ini melanjutkan studi S2 Arkeologi melalui program Degree by Research BRIN, sehingga keterlibatan mereka memperkuat jejaring akademik antara kampus dan lembaga riset nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran peneliti BRIN, perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Brebes, dan masyarakat serta komunitas.Kehadiran para peneliti BRIN menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset dalam mengembangkan kajian arkeologi di Indonesia.
Dr. Yadi Mulyadi menekankan bahwa pengalaman magang riset ini bukan hanya memberikan kesempatan belajar di lapangan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan peneliti nasional. “Mahasiswa belajar langsung dari praktik riset di situs arkeologi, sementara alumni yang melanjutkan studi melalui Degree by Research BRIN menjadi teladan bagi generasi berikutnya,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Departemen Arkeologi Universitas Hasanuddin semakin memperkuat komitmen untuk mendukung mahasiswa dan alumni dalam mengembangkan kapasitas akademik, sekaligus menjalin kolaborasi strategis dengan BRIN sebagai pusat riset nasional.