SARJANA ARKEOLOGI

Seminar Proposal Praskripsi Departemen Arkeologi Universitas Hasanuddin

Blog Post Image

Administrator · 01 Apr 2026

Makassar, 1 April 2026 – Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Seminar Proposal Praskripsi sebagai bagian dari proses akademik mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mempresentasikan rancangan penelitian sekaligus memperoleh masukan dari para dosen penguji.

📅 Rabu, 01 April 2026  dan Kamis, 02 April 2026
🕘 Pukul 09.00 WITA – selesai  
📍 Ruang Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin

Tiga belas mahasiswa akan memaparkan proposal penelitian dengan tema beragam, mulai dari tinggalan arkeologi masa Jepang di Maros, representasi arsitektur Minangkabau sebagai cagar budaya, hingga kajian liang penguburan tradisional di Toraja Utara. Topik lain mencakup koleksi stempel kerajaan di Bone, arsitektur kolonial pada gereja Toraja, serta studi deteriorasi bangunan tradisional Tongkonan.

Seminar ini menghadirkan jajaran penguji dari Departemen Arkeologi Universitas Hasanuddin, yaitu Prof. Dr. Akin Duli, M.A., Dr. Muh. Nur, M.A., Dr. Rosmawati, M.Si., Dr. Supiardi, M.A., Dr. Khadijah Thahir Muda, M.Si., Drs. Laode Muh. Aksa, M.Hum., Dr. Yadi Mulyadi, M.A., Suryatman, S.S., M.Hum., Riska Fardila Nazara, S.S., M.Hum., Yusriana, S.S., S.M.A., serta Dott. Erwin Mansyur U. Saraka, M.Sc., Arch., M.Sc.  

Selain itu, seminar ini juga melibatkan penguji dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yaitu Dr. M. Irfan Mahmud, M.Hum., Dr. Syahruddin Mansyur, S.S., M.Hum., dan Fakhri, S.S., M.A., yang diharapkan dapat memberikan perspektif riset nasional dalam pengembangan kajian arkeologi.

Ketua Departemen Arkeologi, Dr. Yadi Mulyadi, S.S., M.A., menegaskan bahwa seminar proposal ini bukan hanya tahap akademik formal, tetapi juga ruang pembelajaran bersama. “Mahasiswa belajar mempertanggungjawabkan ide penelitian mereka, sementara dosen memberikan perspektif kritis agar penelitian yang dihasilkan memiliki kualitas akademik dan relevansi budaya yang tinggi,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Departemen Arkeologi Universitas Hasanuddin berharap dapat terus melahirkan penelitian-penelitian yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pelestarian warisan budaya bangsa.

sebelumnya
Dosen Arkeologi Unhas Terlibat Sebagai Narasumber dan Tenaga Ahli Kajian Zonasi Tosora