Departemen Arkeologi FIB Unhas Tunjukkan Komitmen di Expo Barru: Dua Program Pengabdian untuk Masyarakat Jadi Sorotan
Administrator · 29 Sep 2025
Barru, 29 September 2025 — Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin kembali menegaskan peran strategisnya dalam membangun sinergi antara akademisi dan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam Pameran/Expo Program Pengabdian untuk Masyarakat yang diselenggarakan di Kabupaten Barru.
Dalam kegiatan ini, dua program unggulan pengabdian ditampilkan sebagai wujud nyata komitmen Departemen Arkeologi dalam mendukung visi Universitas Hasanuddin sebagai community university:
1. Pendampingan Penyusunan Cultural Heritage Map di Kota Parepare

Dipimpin oleh Yusriana, S.S., M.A, program ini bertujuan memetakan warisan budaya Kota Parepare secara partisipatif, melibatkan komunitas lokal, dan menghasilkan peta budaya yang dapat digunakan sebagai alat edukasi, advokasi, dan pengembangan pariwisata berbasis identitas lokal.
2. Pendampingan Penyusunan Panduan Pemeliharaan Cagar Budaya untuk Juru Pelihara Situs Makam Datu We Tenri Ole dan Makam La Maddusila di Kabupaten Barru

Dikoordinasikan oleh Dr. Khadijah Thahir Muda, program ini berfokus pada peningkatan kapasitas juru pelihara situs melalui panduan teknis dan edukatif yang dirancang untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya dan spiritual yang melekat pada situs makam bersejarah.
Menjembatani Akademik dan Aksi Nyata
Kehadiran tim pengabdian Departemen Arkeologi dalam expo ini bukan sekadar representasi akademik, tetapi juga bentuk nyata dari keberpihakan terhadap masyarakat. Melalui pendekatan kolaboratif, berbasis riset, dan berorientasi pada dampak, kedua program ini menunjukkan bagaimana ilmu arkeologi dapat menjadi alat pemberdayaan dan transformasi sosial.
Universitas Hasanuddin sebagai Community University
Partisipasi ini memperkuat komitmen Universitas Hasanuddin untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mendengarkan, memahami, dan bertindak. Departemen Arkeologi FIB Unhas menjadi garda depan dalam mewujudkan visi tersebut melalui pengabdian yang terstruktur, inspiratif, dan berkelanjutan.