Mahasiswa Arkeologi Unhas Tampilkan Ragam Kajian Pelestarian Budaya dalam Seminar Proposal TA 2025–2026
Makassar, 15 Juni 2026 — Program Studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin kembali menggelar kegiatan Seminar Proposal Tugas Akhir Tahun Akademik 2025–2026. Kegiatan ini menampilkan beragam tema penelitian mahasiswa yang mencerminkan arah perkembangan kajian arkeologi kontemporer di Indonesia.
Dari hasil analisis terhadap daftar peserta seminar, terlihat bahwa tema konservasi dan pelestarian budaya menjadi fokus utama penelitian mahasiswa, mencapai sekitar 32% dari total proposal. Kajian ini mencakup upaya pelestarian artefak museum, tinggalan megalitik, hingga konservasi bilah keris dan material bangunan bersejarah. Dominasi tema ini menunjukkan komitmen mahasiswa terhadap pelestarian warisan budaya nasional.
Selain itu, arkeologi prasejarah menempati posisi kedua dengan persentase 27%, menyoroti dinamika budaya manusia purba melalui analisis gambar dinding, teknologi alat batu Toalean, dan studi fauna vertebrata. Tema etnoarkeologi dan biografi budaya juga mendapat perhatian, seperti penelitian tentang tradisi Mappadendang di Barru dan biografi Balla Lompoa di Gowa, yang menegaskan hubungan erat antara arkeologi dan kehidupan sosial masyarakat.
Beberapa mahasiswa mengangkat tema arkeologi Islam dan makam, arkeologi maritim dan bawah air, serta arkeologi visual dan arsip, yang memperkaya spektrum penelitian dengan pendekatan interdisipliner. Distribusi tema ini divisualisasikan dalam bentuk diagram pie, menggambarkan kecenderungan minat penelitian yang beragam namun tetap berakar pada nilai pelestarian dan keberlanjutan budaya.
"Keragaman tema ini menunjukkan bahwa mahasiswa Arkeologi Unhas telah mengembangkan sensitivitas terhadap isu pelestarian dan relevansi sosial ilmu arkeologi"
— Dr. Khadijah Thahir Muda, M.Si., Salah Satu Dosen Pembimbing.
| No | Kategori Tema Kajian | Contoh Judul Proposal | Jumlah Mahasiswa | Persentase |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Konservasi dan Pelestarian Budaya | Kajian konservasi wayang kulit, bilah keris, tinggalan megalitik | 6 | 32% |
| 2 | Arkeologi Prasejarah | Analisis gambar dinding, teknologi alat batu Toalean | 5 | 27% |
| 3 | Arkeologi Islam dan Makam | Analisis batu nisan dan struktur makam Labonggo | 1 | 5% |
| 4 | Arkeologi Maritim dan Bawah Air | Sebaran situs bawah air Perang Dunia II | 1 | 5% |
| 5 | Etnoarkeologi dan Biografi Budaya | Tradisi Mappadendang, biografi Balla Lompoa | 2 | 11% |
| 6 | Arkeologi Arsitektur dan Material Bangunan | Adaptasi material gereja, tata ruang Candi Jedong | 2 | 11% |
| 7 | Arkeologi Visual dan Arsip | Analisis arsip negatif film kaca | 1 | 5% |
| TOTAL | 18 | 100% |

Kegiatan seminar proposal ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan analisis, metodologi, dan komunikasi ilmiah. Dengan arah penelitian yang semakin kontekstual dan multidisipliner, Program Studi Arkeologi FIB Unhas terus berkomitmen mencetak lulusan yang mampu berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya bangsa.