Dosen Sastra Indonesia FIB Unhas Ikuti Upacara HUT ke-81 RI
MAKASSAR — Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Lapangan PKM Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Senin (17/8/2026).
Usai upacara, Unhas juga melepas relawan yang akan diterjunkan untuk membantu penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., secara resmi melepas relawan yang terdiri atas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tanggap Bencana dan Tim Bantuan Medis (TBM) Terpadu.
Pelepasan tersebut menandai dimulainya keberangkatan relawan Unhas secara bertahap menuju wilayah terdampak gempa di NTT.
Rektor Unhas, yang akrab disapa Prof. JJ, mengatakan KKN Tematik Tanggap Bencana merupakan bagian dari komitmen Unhas untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
“Sejak lama Unhas mengusung semangat humaniversity, yaitu perguruan tinggi yang menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dari pengabdian. Semangat itu terus kami perkuat melalui tindakan nyata,” ujar Prof. JJ.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., menjelaskan bahwa para relawan telah menjalani serangkaian persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi bencana.
“KKN Tematik ini kami gerakkan setiap kali terjadi bencana. Tim segera disiapkan agar dapat turun langsung membantu masyarakat. Kami juga terus berkoordinasi dengan kementerian terkait karena Unhas ingin menjadi bagian dari upaya bersama dalam penanganan bencana,” jelasnya.
Sebanyak 50 mahasiswa sebelumnya mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut. Para peserta kemudian diseleksi berdasarkan latar belakang keilmuan dan kompetensi di bidang kebencanaan.
Menurut Prof. Ruslin, seluruh kebutuhan tim disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Program KKN Tematik Tanggap Bencana dan Tim Bantuan Medis merupakan bagian dari upaya Unhas mengembangkan sistem respons cepat terhadap bencana. Melalui kolaborasi mahasiswa, dosen, pusat studi, dan jejaring kelembagaan, perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan dukungan yang terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan relawan serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Tim pertama dijadwalkan berangkat menuju NTT pada Rabu (19/8) dan akan bertugas selama kurang lebih dua pekan. Para mahasiswa akan ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, untuk mendukung proses penanganan darurat dan pemulihan masyarakat pascagempa.
(*)


